Bunazosin adalah sebuah alpha-adrenergic blockers. Bunazosin mengendurkan pembuluh vena dan arteri sehingga darah bisa lebih mudah melewatinya.
Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dan pelebaran prostat/BPH (benign prostatic hyperplasia).
Dosis:
- Dosis awal: 1 mg melalui mulut (per oral)
- Boleh tingkatkan dosis 9 mg/hari melalui mulut (per oral), dibagi menjadi 2-3 kali sehari.
- Dosis maksimum: 9 mg melalui mulut (per oral).
Efek Samping:
- Hipotensi postural yang mungkin menjadi parah setelah dosis pertama dan bisa menyebabkan syncope (penyingkatan ucapan) yang mungkin didahului oleh tachycardia.
- Pengaruh yang mungkin berkurang setelah melanjutkan terapi: Efek CNS (kepeningan, sakit kepala, kekurangan energi); Efek GI (mabuk); Efek CV (palpitasi).
- Efek CV lainnya (edema, nyeri dada, dyspnea); Efek GI (konstipasi, diare, muntah); mulut kering); Efek CNS (depresi, kegelisahan, gangguan tidur, vertigo, halusinasi, paresthesia); Efek urinari (frekuensi buang air kecil, incontinence); Efek ophthalmic (pengaburan penglihatan); Efek hepatik (LFTs yang tidak normal, pankreatitis); Efek lainnya (arthralgia, ruam kulit, impotensi, priapism).
Instruksi Khusus:
- Mulai pengobatan dengan dosis rendah, terutama pada malam hari untuk menghindari hipotensi postural.
- Tidak direkomendasikan untuk pengobatan gagal jantung pada penderita obstruksi mekanikal.
- Gunakan dengan hati-hati pada orang yang lebih tua, pada pasien gagal ginjal atau hati, atau pada pasien nyeri dada (angina).











































