Doxazosin

Doxazosin

- detikHealth
Senin, 16 Agu 2010 16:00 WIB
Doxazosin
Jakarta - Deskripsi:
Doxazosin adalah kelompok obat yang disebut alpha-adrenergic blockers. Doxazosin mengendurkan pembuluh vena dan arteri sehingga darah bisa lebih mudah melewatinya. Obat ini juga mengendurkan otot di daerah prostat dan leher kandung kemih sehingga mempermudah buang air kecil.

Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), atau untuk meningkatkan proses buang air kecil pada penderita pelebaran prostat/BPH (benign prostatic hyperplasia).

Dosis:
  1. Dosis awal: 1 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari.
  2. Boleh tingkatkan dosis dengan jarak 1-2 minggu sebesar 2 mg/hari melalui mulut (per oral) dan kemudian menjdi sebesar 4 mg melalui mulut (per roal), 1 kali sehari.

Efek Samping:
  1. Hipotensi postural yang mungkin menjadi parah setelah dosis pertama dan bisa menyebabkan syncope (penyingkatan ucapan) yang mungkin didahului oleh tachycardia.
  2. Pengaruh yang mungkin berkurang setelah melanjutkan terapi: Efek CNS (kepeningan, sakit kepala, kekurangan energi); Efek GI (mabuk); Efek CV (palpitasi).
  3. Efek CV lainnya (edema, nyeri dada, dyspnea); Efek GI (konstipasi, diare, muntah); mulut kering); Efek CNS (depresi, kegelisahan, gangguan tidur, vertigo, halusinasi, paresthesia); Efek urinari (frekuensi buang air kecil, incontinence); Efek ophthalmic (pengaburan penglihatan); Efek hepatik (LFTs yang tidak normal, pankreatitis); Efek lainnya (arthralgia, ruam kulit, impotensi, priapism).

Instruksi Khusus:
  1. Mulai pengobatan dengan dosis rendah, terutama pada malam hari untuk menghindari hipotensi postural.
  2. Tidak direkomendasikan untuk pengobatan gagal jantung pada penderita obstruksi mekanikal.
  3. Gunakan dengan hati-hati pada orang yang lebih tua, pada pasien gagal ginjal atau hati, atau pada pasien nyeri dada (angina).
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads