Nebivolol

Nebivolol

- detikHealth
Rabu, 18 Agu 2010 11:04 WIB
Nebivolol
Jakarta - Deskripsi:
Nebivolol termasuk kelompok obat yang disebut beta-blockers. Obat ini bekerja dengan cara memperlambat jantung dan mengurangi jumlah darah yang dipompa keluar. Hal ini membantu mengurangi tekanan darah, membantu jantung memompa dengan lebih efisien, dan mengurangi beban kerja jantung.

Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).

Dosis:
  1. Dosis awal: 5 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari
  2. Boleh tingkatkan dosis pada jarak 2 minggu menjadi 40 mg melalui mulut (per oral) 1 kali sehari, jika diperlukan.

Efek Samping:
Efek CNS (kelelahan, depresi, pusing, kebingungan, gangguan tidur); efek CV (gagal jantung, hipotermia, impotensi); Efek berturut-turut (bronchospasma pada pasien yang rentan dan obat dengan kandungan beta1 harus digunakan secara hati-hati pada pasien ini); Efek GI (N/V, diare, konstipasi); Efek metabolik (bisa memproduksi hiper- atau hipoglikemia, perubahan pada serum kolestrol & trigliserid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Instruksi Khusus:
  1. Berkontra-indikasi pada pasien penderita bradycardia akut, yang memiliki AV block tingkat tinggi, sindrom sinus, kegagalan LV yang tidak stabil.
  2. Gunakan dengan hati-hati pada pasien penderita bronchopasma, asma, atau penyakit pernapasan lainnya. Gunakan dengan hati-hati pada penderita depresi, pasien dengan PVD (peripheral vascular disease) dan pasien pengguna insulin.
  3. Beta-blockers mungkin menutupi gejala-gejala hipertiroidisme dan hipoglikemia, dan mungkin memperburuk psoriasis.
  4. Pasien yang dalam pengobatan jangka panjang tidak boleh menghentikan pengunaan secara tiba-tiba, harus berhenti secara bertahap selama 1-2 minggu.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads