Lacidipine merupakan kelompok obat jenis calcium channel blocker. Lacidipine bekerja dengan cara mengendurkan otot jantung dan pembuluh darah.
Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).
Dosis:
- Dosis awal: 2 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari
- Boleh ditingkatkan menjadi 4 mg, jika diperlukan menjadi 6 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari setelah setidaknya berjarak 3-4 minggu .
Efek Samping:
- Efek CV (penurunan fungsi kardiak, hipotensi, gagal jantung yang semakin parah, edema, kulit kemerahan, bradycardia); Efek GI (konstipasi); Efek CNS (sakit kepala, kepeningan).
- HR mengatur kalsium antagonis (Diltiazem, Gallopamil & Verapamil); disosiasi AV, AV block, bradycardia, dan disfungsi batang sinus.
- Agen short-acting dihydropyridine harus dihindari karena memiliki potensi meningkatkan risiko kejadian yang merugikan bagian kardiak.
Instruksi Khusus:
- Berkontraindikasi dengan pasien yang jelas memiliki dekompensasi HR, meskipun vasoselective dihydropyridine (misalnya Amlodipine dan Felodipine) dapat diterima oleh pasien dengan penurunan pemecahan LV.
- HR yang mengatur kalsium antagonis berkontraindikasi pada pasien penderita bradycardia, disfungsi batang sinus, dan AV nodal block.











































