Linezolid adalah antibiotik oxazolidinone. Linezolid bekerja dengan cara mengganggu pemroduksian protein yang diperlukan bakteri untuk tumbuh.
Indikasi:
Untuk mengobati berbagai infeksi bakteri seperti pneumonia, infeksi kulit, dan infeksi yang resisten terhadap antibiotik lain.
Dosis:
- 600 mg melalui mulut (per oral), 2 kali sehari.
- 600 mg melalui pembuluh darah (intra venous), ulangi setiap 12 jam.
Efek Samping:
Efek GI (diare, N/V, rasa logam, konstipasi, diare/radang usus besar yang dikaitkan dengan penggunaan antibiotik bisa terjadi); Efek CNS (sakit kepala, insomnia, kepeningan); Efek hepatik (LFTs yang tidak normal); Efek hematologis (myelosuppresssion yang bisa kembali, meliputi leucopenia, anemia, pancytopenia, thrombocytopenia telah terjadi); Efek lainnya (infeksi moniliasis).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien yang telah memiliki myelosuppresssion dan pasien dengan disfungsi ginjal parah.
- Dianjurkan untuk mengawasi jumlah darah setiap minggu.











































