Retaplase adalah obat trombolitik yang digunakan untuk memecah gumpalan darah. Obat ini bekerja dengan cara mengaktifkan zat kimia yang membantu menghancurkan gumpalan darah.
Indikasi:
Untuk meningkatkan fungsi jantung dan mencegah gagal jantung kongestif (CHF) atau kematian pada orang yang mengalami serangan jantung.
Dosis:
- 10 u melalui pembuluh darah (intra venous) selama ≤2 menit sebanyak 2 kali, dosis diberikan dalam waktu 30 menit terpisah.
- Berikan tambahan UFH pada semua pasien:
- 60 u/kg/jam infus melalui pembuluh darah (dosis maksimum: 4000 u)
- Diikuti dengan: 12u/kg/jam infus melalui pembuluh darah (dosis maksimum: 1000 u/jam), lakukan selama 24-48 jam
- Atur untuk pertahankan target PTT: 50-70 detik
Efek Samping:
- Hematologik (pendarahan khususnya di tempat tusukan, pendarahan internal parah, pendarahan intrakranial telah terjadi); Efek lainnya (demam, kedinginan dengan sakit di bagian perut dan punggung); Efek GI (N/V)
- Yang jarang: rekasi alergi (tuam, kulit kemerahan, urticaria dan anaphylactic yang jarang dan gejalan seperti penyakit darah.
- Penginfusan bisa dikaitkan dengan munculnya hipotensi (baik secara langsung maupun sebgai hasil reperfusi), bradycardia dan arrhythmias bisa terjadi karena reperfusi.
- Menghancurkan gumpalan darah adakalanya menyebabkan emboli dimanapun, oleh karena itu membutuhkan heparin prophylaxis.
Instruksi Khusus:
- Hindari pada pasien yang menggunakan obat antikoagulant.
- Berkontraindikasi pada penderita bisul perut, kehamilan, yang baru melakukan operasi kurang dari 3 minggu, yang mengalami pendarahan internal (misalnya GI) dalam waktu 4 minggu.











































