Tenecteplase adalah kelompok obat yang disebut TPA (tissue plasminogen activators). Obat ini bekerja dengan menyebabkan tubuh memproduksi zat kimia yang disebut plasmin secara berlebihan, untuk memecah gumpalan darah yang tidak diinginkan.
Indikasi:
Untuk mencegah kematian dari serangan jantung (infarksi miokardial akut).
Dosis:
Berikan sebagai bolus tunggal melalui pembuluh darah (intra venous) selama 5-10 detik, sebagai berikut:
- <60 kg: 30 mg (6000 u)
- 60 hingga <70 kg: 35 mg (7000 u)
- 70 hingga <80 kg: 40 mg (8000 u)
- 80 hingga <90 kg: 45 mg (9000 u)
- ≥90 kg: 50 mg (10,000 u)
- Dosis maksimum: 50 mg (10,000 u)
- 60 u/kg dengan bolus IV (dosis maksimum: 4000 u)
- Diikuti dengan: 12 u/kg/jam infus melalui pembuluh darah (dosis maskimum: 1000 u/jam), dikali 24-48 jam
- Atur untuk pertahankan target PTT: 50-70 detik
Efek Samping:
- Hematologik (pendarahan khususnya di tempat tusukan, pendarahan internal parah, pendarahan intrakranial telah terjadi); Efek lainnya (demam, kedinginan dengan sakit di bagian perut dan punggung); Efek GI (N/V)
- Yang jarang: rekasi alergi (tuam, kulit kemerahan, urticaria dan anaphylactic yang jarang dan gejalan seperti penyakit darah.
- Penginfusan bisa dikaitkan dengan munculnya hipotensi (baik secara langsung maupun sebgai hasil reperfusi), bradycardia dan arrhythmias bisa terjadi karena reperfusi.
- Menghancurkan gumpalan darah adakalanya menyebabkan emboli dimanapun, oleh karena itu membutuhkan heparin prophylaxis.
Instruksi Khusus:
- Hindari pada pasien yang menggunakan obat antikoagulant.
- Berkontraindikasi pada penderita bisul perut, kehamilan, yang baru melakukan operasi kurang dari 3 minggu, yang mengalami pendarahan internal (misalnya GI) dalam waktu 4 minggu.











































