Pentoxifylline

Pentoxifylline

- detikHealth
Kamis, 26 Agu 2010 18:05 WIB
Pentoxifylline
Jakarta - Deskripsi:
Pentoxifylline adalah turunan xanthine derivative, pelancar aliran darah. Obat ini bekerja dengan cara menipiskan darah dan meningkatkan fleksibilitas sel darah merah, sehingga menyebabkan darah mengalir dengan lebih mudah melalui pembuluh darah.

Indikasi:
Untuk mengobati klaudikasi intermiten (nyeri, kram, mati rasa, kelemahan di kaki, pinggul, paha dan bokong) pada pasien tertentu.

Dosis:
  1. Pada awalnya, 200 mg melalui mulut (per oral), 3 kali sehari.
  2. Dosis rumatan:100 mg melalui mulut (per oral), 2-3 kali sehari, 200-300 mg infus melalui pembuluh darah (intra venous), ulangi setiap 12 jam.
  3. Dosis maksimum: 1200 mg/hari
  4. Pelepasan yang diperluas: 400 mg melalui mulut (per oral), 3 kali sehari kemudian
  5. Dosis rumatan: 400 mg melalui mulut (per oral), 2-3 kali sehari

Efek Samping:
Efek CV (kemerahan, adakalanya menimbulkan arrhythmias, hipotensi); Efek GI (penuh gastrik, N/V, diare); Efek dermatologis (memerahkan kulit, pruritus, urticaria); Reaksi anaphylatic yang jarang; Efek CNS (adakalanya menimbulkan kepeningan, sakit kepala, agitasi); efek hepatik yang yang jarang (peningkatan LFT); efek hematologis yang jarang (pendarahan, thrombocytopenia)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Instruksi Khusus:
  1. Berkontraindikasi pada pasien dengan pendarahan besar-besaran, pendarahan retinal yang luas.
  2. Gunakan dengan hati-hati pada pasien penderita arrhythmias kardiak akut, MI, hipotensi, kerusakan fungsi ginjal, kerusakan fungsi liver yang parah, meningkatkan risiko pendarahan (misalnya pengobatan antikoagulant, gangguan antikoagulant).
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads