Tamsulosin digunakan untuk mengobati gejala pembesaran prostat jinak (benign prostatic hyperplasia atau BPH). Pembesaran prostat jinak adalah gangguan yang bisa terjadi pada pria ketika bertambah tua.
Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih. Ketika kelenjar prostat membesar, otot-otot tertentu di kelenjar dapat menegang dan menyumbat aliran saluran urin dari kandung kemih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tamsulosin membantu mengendurkan otot-otot di prostat dan pembukaan kandung kemih. Hal ini dapat membantu meningkatkan aliran urin atau mengurangi gejalanya. Namun, tamsulosin tidak akan mengecilkan prostat.
Prostat dapat terus menjadi lebih besar dan dapat menyebabkan gejala-gejalanya menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, meskipun tamsulosin dapat mengurangi masalah yang disebabkan oleh pembesaran prostat sekarang, operasi mungkin masih diperlukan.
Obat ini biasanya diberikan hanya untuk laki-laki dan hanya tersedia dengan resep dokter Anda. Produk ini tersedia dalam bentuk sediaan Kapsul
Dosis
Untuk pembesaran prostat jinak:
Dewasa: Pada awalnya, 0,4 mg sekali sehari, sekitar tiga puluh menit setelah makan. Dokter mungkin meningkatkan dosis jika diperlukan.
Anak-anak: Penggunaan tidak dianjurkan.
Efek Samping
1. Batuk atau suara serak
2. Demam atau menggigil
3. Punggung bagian bawah atau samping nyeri
4. Nyeri atau sulit buang air kecil
Sumber: MayoClinic
(ir/ir)











































