Kunyit dikenal dengan nama latin Curcuma Domestica, yang merupakan tanaman obat asli dari Asia Tenggara yang tumbuh baik di Indonesia.
Dikutip dari chinese-school-netfirms.com, Senin (29/6/2009) senyawa kimia utama yang terkandung dalam rimpang kunyit adalah minyak atsiri dan kurkumi-noid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunyit sangat bermanfaat sebagai antikoagulan, menurunkan tekanan darah, obat cacing, obat asma, penambah darah, obat sakit perut, diare, usus buntu dan rematik. Selain berkhasiat sebagai kesehatan, kunyit bisa juga dicampur dalam campuran bakterisida, fungisida dan stimulan.
Selain itu, kunyit juga bermanfaat sebagai penguat daya ingat (anti alzheimer). Hasil penelitian Dr. Tze-Pin Ng dari Universitas Nasional Singapura (NUS) menunjukkan bahwa manula yang rajin mengkonsumsi bumbu kare memiliki daya ingat yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi sama sekali.
Rahasianya ada pada zat pewarna kuning (kurkumin) yang terdapat pada rimpang kunyit. Kurkumin pada kunyit memiliki fungsi yang sangat penting dalam mengobati berbagai penyakit, karena senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai anti tumor promotor, antioksidan, antimikroba, anti radang dan anti virus. Kurkumin pada kunyit juga berperan dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh.
Pada beberapa penelitian di China menujukkan bahwa kunyit juga bisa mengobati penyakit katarak, luka hati, dan kerusakan yang diakibatkan oleh serangan jantung dan stroke. Serta kunyit juga efektif untukĀ mencegah penyakit alzheimer.
Dr. Richard Harvey, direktur peneliti komunitas alzheimer mengatakan bahwa kunyit memiliki komponen anti oksidan dan anti inflammatory yang sangat potensial untuk mencegah penyakit alzheimer di dalam jaringan otak.
(ver/ir)











































