Alamanda atau dalam bahasa ilmiah disebut Allamanda cathartica daunnya mengandung alkaloida (sebuah golongan senyawa basa bernitrogen yang kebanyakan heterosiklik dan terdapat di tumbuhan).
Tanaman yang berasal dari Amerika Selatan ini, kulit batang dan buah-nya mengandung saponin (jenis glikosida yang banyak ditemukan dalam tumbuhan. Saponin memiliki karakteristik berupa buih. Sehingga ketika direaksikan dengan air dan dikocok maka akan terbentuk buih yang dapat bertahan lama). Di samping itu kulit batangnya juga mengandung tanin dan buahnya mengandung flavonoida (senyawa kimia aktif yang dapat dijadikan obar penyakit hati) dan polifenol (zat kimia yang ditemukan pada tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan).
Khasiat:
Daun Alamanda berkhasiat untuk penawar keracunan. Untuk penawar keracunan dipakai kurang lebih 15 gram daun segar Allamanda, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak selang satu jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(tbs/tbs)











































