Penyakit ini terjadi di penis. Pada saat tidak ereksi, penis lemas dan normal. Namun saat ereksi, penis berubah bengkok ke kanan atau ke kiri, atau bisa juga ke kanan atau ke bawah secara ekstrem. Ketika timbul serangan ini, penis terasa sakit. Gangguan penis ini berdampak pada saat melakukan penetrasi. akibat lanjut bisa mempengaruhi hubungan seksual dengan pasangan.
Namun bukan berarti bahwa semua penis bengkok adalah peyrone. Disebut peyrone jika penyakit ini muncul secara mendadak. Umumnya muncul pada pria berusia 50-60 tahun. Hingga kini pun belum diketahui secara pasti penyebab penyakit ini.
Gejala
Penis bengkok ekstrem secara tiba-tiba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ditemukan satu pengobatan yang terbukti mujarab untuk menyembuhkan penyakit ini. Ahli medis mensiasati penyakit ini dengan melakukan operasi penis pasien. Operasi ini beresiko menyebabkan penis menjadi lebih pendek.
Sumber: disarikan dari beberapa sumber.
(tbs/tbs)











































