Multiple System Atrophy (MSA)

Multiple System Atrophy (MSA)

- detikHealth
Selasa, 03 Nov 2009 10:44 WIB
Multiple System Atrophy (MSA)
DATA PENYAKIT - Deskripsi
Multiple System Atrophy (MSA) progresif yang terus-menerus menyebabkan gangguan pada otak yang berkaitan dengan gerak tubuh. MSA mencakup 3 gangguan: olivopontocerebellar atrofi, striatonigral degenerasi, dan sindrom Shy-Dräger. Selain itu MSA juga menyangkut gejala hipotensi, retensi urin, konstipasi, ataksia, kekakuan, dan instabilitas postural.

Menurut data MERCK, MSA menimpa sekitar dua kali lebih banyak laki-laki dibanding perempuan. Usia rata-rata penderita sekitar 53 tahun. Namun  setelah gejala muncul, umur pasien tinggal sekitar 9-10 tahun.

Gejala dan Tanda
Gejala awal bervariasi tetapi mencakup kombinasi parkinson, kelainan cerebellar, dan gejala otonom. Gejala parkinson (dominan dalam striatonigral degenerasi) meliputi kekakuan, bradykinesia, ketidakstabilan postural, dan tremor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gejala disfungsi cerebellar (dominan dalam olivopontocerebellar atrofi) termasuk ataksia, dysmetria, dysdiadochokinesia (kesulitan dalam melakukan gerakan bolak-balik), miskin koordinasi, dan gerakan mata yang abnormal.

Gejala khas kegagalan otonom adalah hipotensi ortostatik (gejala jatuh ketika seseorang berdiri), retensi urin atau mengompol, sembelit, dan disfungsi ereksi.

Gejala otonom lainnya, yang dapat terjadi lebih awal atau terlambat, termasuk penurunan keringat, masalah pernapasan dan menelan, inkontinensia tinja, dan penurunan air liur.

Perawatan
Tidak ada pengobatan khusus, tetapi gejala dapat dikelola. Tujuan pengobatan adalah untuk membuat pasien lebih nyaman dan membuat tubuh berfungsi selama mungkin.

Sumber: merck dan medlineplus.

(tbs/tbs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads