Regurgitasi Mitral - akut

Regurgitasi Mitral - akut

- detikHealth
Kamis, 12 Nov 2009 14:50 WIB
Regurgitasi Mitral - akut
DATA PENYAKIT - Deskripsi
Regurgitasi Mitral Akut adalah suatu kelainan di mana katup mitral jantung tiba-tiba tidak menutup dengan benar. Hal ini menyebabkan darah mengalir ke belakang (bocor) ke bagian atas ruang hati (atrium) sebelah kiri.

Ketika katup mitral tidak menutup dengan sempurna, darah mengalir kembali ke atas kiri ruang jantung (atrium). Hal ini menyebabkan penurunan aliran darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, jantung  memompa lebih keras.

Regurgitasi mitral akut dapat disebabkan oleh disfungsi atau cedera pada katup berikut serangan jantung atau infeksi katup jantung (endokarditis infektif).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Regurgitation (kebocoran dari katup yang tidak sempurna menutup) disebabkan oleh penyakit yang melemahkan atau merusak katup atau struktur pendukungnya. Memadai penutupan katup mitral menyebabkan darah mengalir kembali ke atrium kiri. Aliran darah ke seluruh tubuh menurun sebagai akibat jantung yang memompa lebih keras untuk mencoba untuk mengimbanginya.

Gejala
* Rapid bernapas
* Sesak napas yang meningkat ketika berbaring telentang (orthopnea)
* Merasakan sensasi jantung berdetak (palpitasi)
* Nyeri dada - berhubungan dengan penyakit arteri koroner atau serangan jantung
* Batuk

Perawatan
Rawat inap mungkin diperlukan untuk diagnosis dan pengobatan gejala parah.  Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala. Pembedahan darurat mungkin diperlukan jika regurgitasi sangat parah.

Antibiotik mungkin diresepkan jika ada infeksi bakteri. Anti-arrhythmics (obat yang mengatur irama jantung) diperlukan untuk mengendalikan irama yang jantung yang tidak teratur. Vasodilators (obat yang melebarkan pembuluh darah) digunakan untuk mengurangi beban kerja jantung.

Dalam keadaan darurat bila tekanan darah tidak dapat dipertahankan, perangkat seperti balon intra-aorta pompa (IABP) mengurangi arus balik maju dengan meningkatkan aliran darah ke aorta.

Sumber: medlineplus dan healthguide.

(tbs/tbs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads