Peneliti di Washington baru-baru ini menemukan obat yang bukan hanya bisa menurunkan berat badan seseorang, tapi juga bisa untuk melawan diabetes dan menurunkan kadar kolesterol juga.
Obat tersebut diberi nama fatostatin, obat ini bisa menghentikan tubuh membuat lemak dan sebagai gantinya mengeluarkan energi dari makanan. Peneliti berharap dengan penemuan obat ini bisa membantu melawan obesitas, diabetes dan kolesterol sekaligus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fatostatin adalah obat dengan molekul yang kecil sehingga sangat berpotensial untuk mudah diserap. Obat ini akan bekerja sebagai elemen pengatur antara ikatan sterol dengan protein (SREBPs) yang merupakan faktor turunan dari gen aktif yang terlibat dalam proses pembuatan kolesterol dan asam lemak.
"Obat ini akan menghambat peningkatan berat badan, gula darah dan lemak yang berakumulasi secara genetik sehingga menyebabkan obesitas, meskipun asupan makanannya tidak terkontrol," ujar Salih Wakil.
Penelitian ini sudah diujicobakan dengan hewan percobaan yaitu mencit. Setelah 4 minggu disuntikkan fatostatin, maka berat badan mencit tersebut turun sekitar 12 persen dan kadar gula darahnya turun sekitar 70 persen.
Diharapkan pengembangan dari obat ini nantinya bisa untuk mengobati sel kanker prostat, karena diduga juga bahwa ada hubungan antara kanker prostat dengan obesitas.











































