Pria Lebih Memilih Wanita yang Chubby Saat Sedang Stres

Pria Lebih Memilih Wanita yang Chubby Saat Sedang Stres

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Kamis, 09 Agu 2012 19:00 WIB
Pria Lebih Memilih Wanita yang Chubby Saat Sedang Stres
(Foto: ThinkStock)
Jakarta - Kondisi finansial yang berantakan atau kesulitan ekonomi seringkali membuat pria maupun wanita mengalami stres. Namun bagi wanita dengan berat badan di atas rata-rata, kondisi ini bisa dibilang cukup menguntungkan.

Pasalnya sebuah studi baru mengungkapkan bahwa pria yang stres, terutama karena masalah ekonomi cenderung tertarik pada wanita yang lebih gemuk atau chubby.

Untuk mengamati dampak stres terhadap preferensi seksual pria, tim peneliti dari University of Westminster, London yang dipimpin oleh Viren Swami melibatkan 81 pria muda berusia 18-42 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil pengamatan kami menunjukkan bahwa pria yang berada dalam kondisi stres menilai wanita dengan BMI yang tinggi lebih atraktif daripada wanita yang berat badannya ideal," simpul Swami dan koleganya seperti dilansir dari MSNBC, Kamis (9/8/2012).

Hasil penelitian menunjukkan, kelompok pria yang stres cenderung memberikan penilaian tertingginya pada wanita gemuk dibandingkan dengan kelompok pria yang hanya diminta untuk bersantai.

Faktanya, stres tampaknya menggeser seluruh peringkat wanita dengan berat badan di atas rata-rata di dalam serangkaian foto yang ditunjukkan kepada partisipan, bahkan bagi wanita yang obesitas sekalipun.

"Apa yang kami lihat dalam studi ini adalah perjuangan awal para pria untuk bertahan hidup. Sejak zaman nenek moyang kita, mungkin telah menjadi sesuatu yang lazim jika seorang pria akan memilih istri yang chubby, terutama ketika menghadapi masa-masa kelaparan yang menyebabkan stres," ujar pakar antropologi biologi Helen Fisher saat menanggapi studi ini.

Alasan memilih istri chubby tak hanya karena mempunyai kalori yang lebih banyak untuk dibakar tetapi juga karena memiliki lebih banyak energi dan daya tahan tubuh.

Tampaknya para pria masih mendengarkan pesan yang tersimpan dalam DNA-nya sejak ribuan tahun lalu bahwa menjadi gemuk saat kondisi ekonomi sedang jatuh merupakan hal yang menggembirakan.

Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE.




(ir/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads