detikhealth

Tisu Wajah Aman untuk Cebok, yang Bahaya Tisu Recycle Asal China

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 09/11/2012 13:03 WIB
Tisu Wajah Aman untuk Cebok, yang Bahaya Tisu Recycle Asal ChinaIlustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Penggunaan tisu wajah untuk membersihkan organ genital perempuan usai buang air kecil disebut-sebut bisa memicu kanker. Dokter ahli kanker mengatakan yang bahaya bukanlah tisu wajah melainkan tisu recycle atau daur ulang asal China.

"Tisu recycle yang biasanya dari China memang sering ditambahi pewarna, pemutih dan kadang juga mengandung (bakteri) E.coli," kata Dr Andhika Rachman, SpPD, FINASIM, ahli kanker dari RS Dharmais saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Jumat (9/11/2012).

Jika dikaitkan dengan risiko kanker, beberapa bahan tambahan yang dipakai dalam pembuatan tisu recycle memang bisa memicu degenerasi atau perubahan sel menjadi malignant atau ganas. Pada akhirnya, sel-sel yang mengalami degenerasi tersebut bisa berubah menjadi kanker.

Bukan cuma memicu kanker, bahan-bahan tersebut juga bisa memicu iritasi baik di organ kewanitaan maupun anus jika digunakan usai buang air besar. Di luar negeri, risiko iritasi di anus lebih menjadi perhatian karena tisu sangat diandalkan sebagai pengganti air saat cebok.

Untungnya menurut Dr Andhika, sejauh ini di Indonesia belum ditemukan adanya tisu impor yang merupakan produk recycle dari China. Kualitas produk-produk dalam negeri umumnya sudah memenuhi standar, sehingga tisu wajah maupun tisu toilet sama-sama aman untuk membersihkan organ kewanitaan.

"Asal tahu asalnya, bagaimana proses pembuatannya, sebenarnya (tisu apapun) nggak masalah. Cuma memang perlu diwaspadai karena tisu-tisu recycle dari China harganya sangat menggiurkan. Jauh lebih murah, bisa setengah harga dari tisu biasa," lanjut Dr Andhika.

Imbauan untuk tidak menggunakan tisu wajah saat cebok atau membersihkan organ kewanitaan usai buang air kecil baru-baru ini beredar melalui broadcast message atau pesan berantai. Pesan yang bikin resah para perempuan itu mengatakan kandungan talcum (bedak talk) pada tisu wajah bisa memicu kanker ovarium atau indung telur.

Dr Sigit Purbadi, SpOG(K)Onk, seorang konsultan tumor kandungan dari RS Cipto Mangunkusumo seperti diberitakan detikHealth sebelumnya telah membantah adanya risiko tersebut. Menurutnya tidak ada satupun penyebab kanker ovarium yang berhubungan dengan talcum.

"Sebenarnya itu (hubungan talcum dan kanker) hipotesis lama, tetapi tidak pernah ada buktinya. Jadi nggak usah khawatir," kata Dr Sigit.


(up/nvt)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit