1. Memiliki Dorongan Seks yang Tinggi
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menunjukkan hubungan antara libido yang tinggi dengan tingkat kecerdasan. Mahasiswa dari universitas bergengsi di sana memiliki lebih banyak sex toys ketimbang mahasiswa dari universitas lain.
Setelah menganalisis angka penjualan, distributor sex toys Lovehoney menemukan bahwa mahasiswa Cambridge dan Oxford, yaitu 2 kampus paling mentereng di Inggris, ternyata membeli sex toys hampir 3 kali lebih banyak ketimbang mahasiswa universitas lain.
2. Suka Begadang
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang cenderung terjaga tengah malam dan bangun lebih siang keesokan harinya cenderung lebih pintar. Menurut peneliti, perilaku yang dilakukan setelah matahari terbenam cenderung menarik orang dengan rasa ingin tahu yang besar.
Orang yang bangun siang cenderung lebih kreatif, bersifat ekstrovert, berjiwa seniman dan penemu. Sedangkan yang bangun pagi lebih banyak berpikir deduktif seperti yang sering dilakukan pegawai negeri dan akuntan.
3. Bermata Biru
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Para ilmuwan dipimpin Joanna Rowe, professor dari University of Louisville, menemukan bahwa orang yang matanya berwarna terang umumnya lebih cerdas daripada yang matanya berwarna gelap. Orang bermata biru cenderung berpikir strategis dan lebih tangkas dalam hal perencanaan.
Jika menilik karakteristik ini, maka seolah menganggap bahwa mereka dari ras kaukasoid yang cenderung bermata biru lebih cerdas daripada etnis Asia yang bermata coklat. Sayangnya, belum ada penelitian yang meng-counter temuan ini.
4. Berpayudara Besar
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Karakteristik ini tentu hanya dimiliki wanita. Penelitian di tahun 2011 terhadap 1.200 orang wanita menemukan bahwa wanita berpayudara besar umumnya lebih cerdas. Hasil skor IQ menunjukkan bahwa wanita berpayudara besar rata-rata meraih skor 10 poin lebih tinggi daripada yang berdada kecil.
Peneliti juga menemukan bahwa wanita dengan ukuran payudara rata-rata memiliki skor IQ yang lebih tinggi daripada yang ukuran payudaranya paling kecil. Namun apa itu artinya wanita yang notabene punya payudara lebih pintar ketimbang pria? Belum ada penelitian yang memastikan.
5. Ketergantungan Alkohol
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Orang yang meraih skor IQ 125 ke atas atau memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Menurut sebuah penelitian di Inggris, orang-orang seperti itu ini lebih besar kemungkinannya untuk minum alkohol secara berlebihan dibanding yang kurang cerdas.
Orang-orang ini juga 30 persen lebih rentan menggunakan obat psikoaktif dibanding individu yang membosankan. Penelitian ini mengundang reaksi keras sebab seolah mengartikan orang yang cenderung suka mabuk dan ketergantungan obat adalah orang yang cerdas. Padahal nyatanya tidak demikian.
Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menunjukkan hubungan antara libido yang tinggi dengan tingkat kecerdasan. Mahasiswa dari universitas bergengsi di sana memiliki lebih banyak sex toys ketimbang mahasiswa dari universitas lain.
Setelah menganalisis angka penjualan, distributor sex toys Lovehoney menemukan bahwa mahasiswa Cambridge dan Oxford, yaitu 2 kampus paling mentereng di Inggris, ternyata membeli sex toys hampir 3 kali lebih banyak ketimbang mahasiswa universitas lain.
Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang cenderung terjaga tengah malam dan bangun lebih siang keesokan harinya cenderung lebih pintar. Menurut peneliti, perilaku yang dilakukan setelah matahari terbenam cenderung menarik orang dengan rasa ingin tahu yang besar.
Orang yang bangun siang cenderung lebih kreatif, bersifat ekstrovert, berjiwa seniman dan penemu. Sedangkan yang bangun pagi lebih banyak berpikir deduktif seperti yang sering dilakukan pegawai negeri dan akuntan.
Para ilmuwan dipimpin Joanna Rowe, professor dari University of Louisville, menemukan bahwa orang yang matanya berwarna terang umumnya lebih cerdas daripada yang matanya berwarna gelap. Orang bermata biru cenderung berpikir strategis dan lebih tangkas dalam hal perencanaan.
Jika menilik karakteristik ini, maka seolah menganggap bahwa mereka dari ras kaukasoid yang cenderung bermata biru lebih cerdas daripada etnis Asia yang bermata coklat. Sayangnya, belum ada penelitian yang meng-counter temuan ini.
Karakteristik ini tentu hanya dimiliki wanita. Penelitian di tahun 2011 terhadap 1.200 orang wanita menemukan bahwa wanita berpayudara besar umumnya lebih cerdas. Hasil skor IQ menunjukkan bahwa wanita berpayudara besar rata-rata meraih skor 10 poin lebih tinggi daripada yang berdada kecil.
Peneliti juga menemukan bahwa wanita dengan ukuran payudara rata-rata memiliki skor IQ yang lebih tinggi daripada yang ukuran payudaranya paling kecil. Namun apa itu artinya wanita yang notabene punya payudara lebih pintar ketimbang pria? Belum ada penelitian yang memastikan.
Orang yang meraih skor IQ 125 ke atas atau memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Menurut sebuah penelitian di Inggris, orang-orang seperti itu ini lebih besar kemungkinannya untuk minum alkohol secara berlebihan dibanding yang kurang cerdas.
Orang-orang ini juga 30 persen lebih rentan menggunakan obat psikoaktif dibanding individu yang membosankan. Penelitian ini mengundang reaksi keras sebab seolah mengartikan orang yang cenderung suka mabuk dan ketergantungan obat adalah orang yang cerdas. Padahal nyatanya tidak demikian.
(pah/up)