Sering Muntah Saat Puasa? Waspadai Penyakit Ini

Tetap Bugar Saat Puasa

Sering Muntah Saat Puasa? Waspadai Penyakit Ini

- detikHealth
Kamis, 18 Jul 2013 12:56 WIB
Sering Muntah Saat Puasa? Waspadai Penyakit Ini
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Saat berpuasa, seringkali tubuh terasa sangat lemas, bahkan ada yang mual dan muntah. Waspadai jika kondisi ini terus-menerus terjadi, khususnya saat setelah makan sahur. Mungkin saja Anda mengalami Gastro Esofageal Reflux Disease (GERD).

"Selain maag, saat puasa banyak yang mengeluh mual dan muntah. Secara medis ini gejala Gastro Esofageal Reflux Disease (GERD). GERD merupakan salah satu gangguan pencernaan di mana isi lambung keluar atau muntah," tutur dr Andreas Prasadja, RPSGT, yang akrab disapa dr Ade, ahli kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran, saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Kamis (18/7/2013).

Menurut dr Ade, kondisi ini lebih berisiko dialami oleh orang yang memiliki kebiasaan tidur mendengkur atau ngorok. Gejala yang paling sering adalah perut selalu terasa kembung, mual, muntah setelah tidur (khususnya setelah makan sahur) dan ada rasa ketidaknyamanan di dada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk mengurangi efeknya, sebaiknya jika memiliki kondisi ini jangan langsung tidur setelah selesai makan sahur. Sebab tidur dalam kondisi perut penuh makanan berisiko menaikkan asam lambung," lanjut dr Ade.

Jika memang aktivitas orang tersebut memang banyak dan membutuhkan waktu lebih untuk tidur, maka dr Ade menyarankan untuk menggunakan bantal atau sandaran yang tinggi, sehingga posisi tidur pun menjadi setengah duduk atau bersandar ke tembok. Tidak disarankan untuk tidur dalam posisi telentang.

"Kalau posisi bantalnya terlalu rendah atau telentang, bisa membuat asam dan isi perut berbalik keluar ke arah kerongkongan," papar dr Ade.

Dilanjutkan oleh dr Ade, GERD sementara bisa dihilangkan efeknya dengan mengubah posisi tidur. Namun jika memang dirasakan sudah mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas cukup sering, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Sebab, penyakit ini hanya bisa diatasi melalui perawatan medis.

(vit/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads