1. Berfungsi Sebagai Alat Reproduksi dengan Baik
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
2. Tidak Ada Infeksi
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Infeksi juga dapat disebabkan oleh jamur yang terlalu banyak tumbuh dalam vagina. Pemicunya ada banyak, mulai dari keringat, kehamilan, hubungan seksual, atau mengenakan pakaian dalam yang basah.
3. Tidak Terkena Penyakit Menular Seksual
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
4. Tidak Ada Luka
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
5. Tidak Mengalami Keputihan
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Bila warnanya putih dan lebih pekat seperti body lotion, masih tergolong normal karena biasa terjadi setelah ovulasi atau masa subur berakhir atau ketika terangsang secara seksual.
Keadaan yang tidak normal adalah ketika cairan yang keluar kental dan warnanya kekuningan, kehijauan, atau kecokelatan, karena telah terjadi peradangan serta infeksi bakteri dan jamur.
Penyebabnya antara lain penggunaan obat antibiotika dalam waktu lama, sehingga keseimbangan flora normal terganggu. Bisa juga karena sistem kekebalan tubuh yang tidak bekerja sebagaimana mestinya, penggunaan pil KB, atau hubungan seks yang tidak sehat.
Pada keputihan, biasanya disertai bau busuk, berwarna kekuningan, lebih kental dan dapat disertai gatal. Penyebabnya bisa disebabkan oleh infeksi, baik oleh bakteri, jamur, virus dan parasit. Ada pula yang diakibatkan oleh alergi atau dipicu benda asing, misalnya pada pengguna IUD atau KB spiral.
6. Aman dari Kanker Serviks
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
7. Tidak Ada Kista atau Benjolan
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Halaman 2 dari 8











































