Alat pemancung hidung itu berupa penjepit berbahan silikon dan dijual secara online. Harganya murah meriah, hanya Rp 52 ribu dan bebas ongkos kirim untuk seluruh Indonesia. Di jejaring sosial seperti Facebook, alat seperti ini banyak ditawarkan.
Meski diklaim bebas efek samping oleh penjualnya, penggunaan alat ini rupanya tidak dikenal di kalangan dokter. Menurut seorang dokter bedah plastik, kurang masuk akal jika hidung diklaim bisa mancung hanya dengan cara dijepit. Untuk itu, ada pesan bagi yang ingin menggunakan jepit tersebut.
"Suatu alat kesehatan tentunya harus terdaftar di Departemen Kesehatan, kalau di Indonesia Balai Pengawasan Obat dan Makanan. Entah kalau di Korea," pesan dr Aditya Wardhana, SpBP alias dr Adit dari Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, saat dihubungi detikHealth, Selasa (10/6/2014).
Sejauh ini, dr Adit mengaku belum pernah tahu penggunaan alat penjepit untuk memancungkan hidung. Untuk membuat hidung mancung, menurutnya bisa dilakukan dengan cara memasang implan silikon padat. Bahan yang digunakan juga harus sudah terdaftar dan terjamin keamanannya.
"Dan harus ada penelitian ilmiah untuk alat tersebut. Nah sekarang ada atau nggak? Kalo ada, artinya dapat dipertanggung jawabkan," jelas dr Adit.
Alat penjepit untuk memancungkan hidung yang beredar di Facebook tersebut diklaim bisa memancungkan hidung dalam 1-2 minggu. Caranya hanya dengan memakainya selama 10-15 menit perhari. Menurut klaim penjualnya, tulang lunak dengan sendirinya akan terbentuk menjadi lebih mancung.
(up/rdn)