Orientasi Seksualnya Disebut Penyakit, Seorang Gay di AS Tuntut RS

Orientasi Seksualnya Disebut Penyakit, Seorang Gay di AS Tuntut RS

- detikHealth
Senin, 18 Agu 2014 08:01 WIB
Orientasi Seksualnya Disebut Penyakit, Seorang Gay di AS Tuntut RS
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Los Angeles - Matthew Moore, seorang gay di Los Angeles merasa tidak nyaman orientasi seksualnya disebut sebagai 'chronic condition' dalam rekam medis di sebuah rumah sakit. Gugatan pun dilayangkan setelah protesnya 1 tahun silam tidak ditindaklanjuti.

NBC Los Angeles melaporkan, Moore menemukan bahwa rumah sakit tempatnya melakukan check-up rutin tahun 2013 masih mencantumkan status homoseksualnya sebagai kondisi kronis. Padahal pada saat itu, rumah sakit sudah berjanji akan memperbaikinya.

"Ini menyebalkan, menyakitkan. Ini upaya lain dari dokter dan rumah sakit untuk memaksakan agenda diskriminasi dan kebencian terhadap pasien gay," kata Moore, seperti dikutip Senin (18/8/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun 2013, Moore sudah menyampaikan protes ke Torrance Memorial Health Association dan mendapatkan permintaan maaf disertai janji untuk memperbaiki. Tapi saat dicek lagi pada Mei 2014, Moore mendapati perilaku homoseksualnya masih tercantum meski istilahnya berubah menjadi 'chronic problem'.

Dalam sebuah pernyataan, jaringan rumah sakit tersebut bedalih software yang sangat kompleks sebagai penyebab masalah tersebut. Moore tidak bisa begitu saja menerima alasan tersebut, lalu memutuskan untuk melayangkan gugatan secara hukum.

Dikutip dari Washington Post, homoseksualitas dihapus dari daftar penyakit mental sejak 1973. Sebelumnya, homoseksualitas dikategorikan sebagai 'gangguan kepribadian sosiopatik' dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) edisi pertama tahun 1953.

Tahun 1968, istilahnya berubah menjadi 'sexual deviation' atau penyimpangan seksual. Baru pada tahun 1970-an, American Psychiatric Association akhirnya sepakat bahwa gay bukan penyakit dan mengeluarkannya dari DSM pada cetakan ketujuh edisi II.

(up/up)

Berita Terkait