Kata Pakar, Ini Lho Waktu Paling Tepat untuk Bercinta

Kata Pakar, Ini Lho Waktu Paling Tepat untuk Bercinta

- detikHealth
Kamis, 11 Sep 2014 12:07 WIB
Kata Pakar, Ini Lho Waktu Paling Tepat untuk Bercinta
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Ketika ditanya kapan waktu yang menjadi favorit pasangan suami istri untuk berhubungan intim, kebanyakan dari mereka mungkin akan menjawab pagi atau malam. Tapi sebenarnya kapankah saat yang paling tepat untuk memadu kasih menurut pakar?

Berikut paparannya seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Kamis (11/9/2014).

1. Pagi hari

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berbahagialah pasangan yang sama-sama suka bercinta di pagi hari. Bahkan para pakar sepakat tubuh manusia memang dirancang untuk melakukan hubungan intim di pagi hari.

"Bukan hanya karena kadar testosterone dan energi seseorang cenderung meninggi saat itu, tapi peningkatan kadar hormon oksitosin dan endorfin yang terjadi akibat seks di pagi akan membuat Anda dan suami/istri makin lengket dan tubuh Anda siap beraktivitas seharian," tutur pakar seks, Jessica O'Reilly, PhD.

2. Jelang presentasi

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bercinta dapat menenangkan saraf, menurunkan tekanan darah serta mengurangi gejala stres. Tak heran bila kemudian muncul studi lain yang menemukan orang yang menyempatkan diri untuk bercinta sebelum berbicara di depan umum atau presentasi adalah orang-orang yang paling sedikit merasakan stres.

Manfaat yang sama juga akan dirasakan bila pasutri bercinta setelah melewati hari yang buruk, misal karena kerjaan menumpuk atau mendapat teguran dari atasan. "Lagipula kalau ketegangan dan frustrasi itu 'dilampiaskan' di atas ranjang maka aktivitas seksual Anda akan terasa lebih menggairahkan dari biasanya," tandas O'Reilly.

3. Tak enak badan

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Meski mungkin Anda tak ingin pasangan tertular flu dari Anda, namun beberapa studi mengatakan bercinta dapat meningkatkan sistem kekebalan seseorang.

"Ya sebenarnya bisa saja (bercinta meredakan sakit kepala), kalau kegiatan tersebut bisa membuat seseorang fun dan rileks, ya bisa membantu mengurangi vertigo," tutur dr Agus Subagio, Sp.THT, dokter spesialis THT di RS Puri Indah Pondok Indah kepada detikHealth.

4. Hari ke-14 dari siklus haid

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Menurut sebuah studi, dua minggu menjelang siklus haidnya, klitoris seorang wanita akan membesar hingga 20 persen dan ia pun mudah terangsang. Ini artinya para istri akan gampang mencapai klimaks bila diajak bercinta di masa-masa ini.

5. Selepas olahraga

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Tim peneliti dari University of Texas membandingkan reaksi seksual seorang wanita setelah bersepeda selama 20 menit dan ketika tidak melakukan apapun. Ternyata mereka menemukan bahwa aliran darah ke kemaluan partisipan meningkat drastis hingga 169 persen selepas berolahraga.

Lagipula di saat yang sama, tubuh juga akan memproduksi testosterone dalam jumlah besar sehingga bercinta setelah berolahraga dijamin akan membuat pasangan sama-sama terpuaskan.

6. Turun dari roller coaster

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Salah satu waktu terbaik untuk bercinta adalah setelah merasakan pengalaman yang menakutkan atau menegangkan, atau keduanya seperti naik roller coaster dan menonton film horor.

"Ketika adrenalin Anda terpompa, otomatis tubuh Anda sedang berada dalam kondisi bergairah dan respons seksual Anda akan meningkat tajam karenanya," terang O'Reilly.
Halaman 2 dari 7
Berbahagialah pasangan yang sama-sama suka bercinta di pagi hari. Bahkan para pakar sepakat tubuh manusia memang dirancang untuk melakukan hubungan intim di pagi hari.

"Bukan hanya karena kadar testosterone dan energi seseorang cenderung meninggi saat itu, tapi peningkatan kadar hormon oksitosin dan endorfin yang terjadi akibat seks di pagi akan membuat Anda dan suami/istri makin lengket dan tubuh Anda siap beraktivitas seharian," tutur pakar seks, Jessica O'Reilly, PhD.

Ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bercinta dapat menenangkan saraf, menurunkan tekanan darah serta mengurangi gejala stres. Tak heran bila kemudian muncul studi lain yang menemukan orang yang menyempatkan diri untuk bercinta sebelum berbicara di depan umum atau presentasi adalah orang-orang yang paling sedikit merasakan stres.

Manfaat yang sama juga akan dirasakan bila pasutri bercinta setelah melewati hari yang buruk, misal karena kerjaan menumpuk atau mendapat teguran dari atasan. "Lagipula kalau ketegangan dan frustrasi itu 'dilampiaskan' di atas ranjang maka aktivitas seksual Anda akan terasa lebih menggairahkan dari biasanya," tandas O'Reilly.

Meski mungkin Anda tak ingin pasangan tertular flu dari Anda, namun beberapa studi mengatakan bercinta dapat meningkatkan sistem kekebalan seseorang.

"Ya sebenarnya bisa saja (bercinta meredakan sakit kepala), kalau kegiatan tersebut bisa membuat seseorang fun dan rileks, ya bisa membantu mengurangi vertigo," tutur dr Agus Subagio, Sp.THT, dokter spesialis THT di RS Puri Indah Pondok Indah kepada detikHealth.

Menurut sebuah studi, dua minggu menjelang siklus haidnya, klitoris seorang wanita akan membesar hingga 20 persen dan ia pun mudah terangsang. Ini artinya para istri akan gampang mencapai klimaks bila diajak bercinta di masa-masa ini.

Tim peneliti dari University of Texas membandingkan reaksi seksual seorang wanita setelah bersepeda selama 20 menit dan ketika tidak melakukan apapun. Ternyata mereka menemukan bahwa aliran darah ke kemaluan partisipan meningkat drastis hingga 169 persen selepas berolahraga.

Lagipula di saat yang sama, tubuh juga akan memproduksi testosterone dalam jumlah besar sehingga bercinta setelah berolahraga dijamin akan membuat pasangan sama-sama terpuaskan.

Salah satu waktu terbaik untuk bercinta adalah setelah merasakan pengalaman yang menakutkan atau menegangkan, atau keduanya seperti naik roller coaster dan menonton film horor.

"Ketika adrenalin Anda terpompa, otomatis tubuh Anda sedang berada dalam kondisi bergairah dan respons seksual Anda akan meningkat tajam karenanya," terang O'Reilly.

(lil/vit)

Berita Terkait