detikhealth

Perihnya Sariawan

Makanan Pedas Juga Bisa Picu Sariawan? Ini Kata Dokter

Ghea Rianti Purnamasari - detikHealth
Senin, 10/11/2014 13:02 WIB
Makanan Pedas Juga Bisa Picu Sariawan? Ini Kata DokterFoto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Selain memiliki citarasa yang lebih enak, makan-makanan pedas memang bisa lebih menambah nafsu makan. Tetapi, terlalu sering makan-makanan pedas tidak baik untuk pencernaan. Kabar lainnya, makanan pedas juga bisa memicu timbulnya sariawan lho, benarkah demikian?

Menurut Prof Dr drg Melanie S. Djamil, MBiomed, FICD Lab BioCORE, dari FKG Universitas Trisakti, makan-makanan yang pedas tentunya akan menghasilkan efek panas yang bisa menyebabkan iritasi pada rongga mulut. Namun, belum tentu makanan pedas dapat menyebabkan sariawan.

"Makanan pedas ini sifatnya individual, ada orang yang sensitif dengan rasa pedas sehingga saat kena pedas sedikit lidahnya langsung bereaksi. Tapi, ada juga orang yang indra pengecapnya ini lama merespons rasa pedas, jadi kalau menurut orang-orang sudah pedas menurut dia belum. Ini sangat berbahaya karena artinya sensoriknya tidak berjalan dengan baik. Pedas ini bisa menyebabkan sariawan, tetapi bukan termasuk penyebab utama, biasanya memang karena hormonal," jelas Prof Melanie saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Senin (10/11/2014).

Tidak hanya karena makan-makanan pedas, mengunyah terlalu cepat saat makan sampai mengakibatkan bibir tergigit juga bisa memicu terjadinya sariawan. Dijelaskan oleh Prof Melanie, bibir yang tergigit saat makan tentu akan menimbulkan luka, namun belum tentu akan menjadi sariawan. Hal ini bergantung juga pada dalam atau tidaknya luka tersebut.

"Luka bibir akibat tergigit biasanya akan sembuh saat jaringan parutnya terbentuk dan menutup luka itu. Ini juga tergantung mulut atau bibir itu tergigitnya oleh gigi apa, kalau oleh gigi taring itu kan biasanya akan lebih dalam ya lukanya nah mungkin juga akan jadi sariawan. Sedangkan kalau sariawan langsung terjadi karena tergigit itu berarti ada gangguan tertentu pada rongga mulut sehingga tidak sempat terbentuk jaringan baru dan akhirnya melebar," terang Prof Melanie.

Senada dengan Prof Melani, drg Harum Sasanti, SpPM, dokter spesialis penyakit mulut dari Departemen Gigi dan Mulut FKGUI dan RSCM, mengungkapkan bahwa bibir tergigit bisa menjadi salah satu faktor predisposisi atau pemicu terjadinya sariawan.

"Sariawan karena tergigit juga bergantung pada orangnya, kalau orangnya punya bakat sariawan dan tergigit bibirnya saat makan itu bisa jadi sariawan. Kalau dia sudah punya bakat itu, jangankan tergigit, sikat gigi saja kalau terlalu kecang akan sariawan. Tapi kalau orangnya memang nggak punya bakat itu ya tidak akan muncul, yang muncul paling hanya luka trauma akibat tergigit itu tadi saja. Ini yang harus dibedakan antara luka trauma dan sariawan," jelas drg Harum.

(vit/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit