Hii, Kandungan di Pasta Gigi dan Sabun Cair Ini Bisa Picu Kanker

Hii, Kandungan di Pasta Gigi dan Sabun Cair Ini Bisa Picu Kanker

- detikHealth
Jumat, 21 Nov 2014 09:39 WIB
Hii, Kandungan di Pasta Gigi dan Sabun Cair Ini Bisa Picu Kanker
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
London - Ingin gigi sehat? Tentu rajin sikat gigi. Lantas bila ingin terhindar dari berbagai kuman? Tentu membiasakan cuci tangan. Tapi apa jadinya bila bahan yang terkandung dalam pasta gigi dan sabun cair ternyata bisa menimbulkan penyakit kronis seperti kanker?

Peneliti mengklaim menemukan di Inggris masih beredar produk kebersihan yang mengandung Triclosan. Padahal sebagian besar produsen di negeri Ratu Elizabeth sudah berhenti menggunakan Triclosan dalam produk-produk mereka.

Triclosan sejatinya berfungsi sebagai antibakteri. Itulah mengapa bahan kimia ini kerapkali ditemukan dalam berbagai produk kebersihan seperti sampoo, pasta gigi hingga sabun cair. Masalahnya, bila seseorang terpapar Triclosan terlalu lama maka bahan kimia ini dapat memicu kanker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporan yang dipublikasikan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, peneliti mengungkapkan Triclosan dapat menyebabkan fibrosis atau radang serta kanker pada organ hati, meskipun baru berlaku pada tikus.

Tikus yang dipapari Triclosan selama enam bulan saja terbukti lebih rentan mengidap tumor hati ketimbang tikus yang tidak dipapari antibakteri ini. Tumornya pun cenderung berukuran lebih besar serta lebih sering terjadi pada tikus yang kerap terkena Triclosan.

"Kami menduga Triclosan memicu kerusakan hati dengan cara mengganggu kemampuan tubuh untuk memfilter bahan toksik yang masuk ke tubuh (yang biasanya lewat hati)," ungkap salah satu peneliti, Doctor Robert Tukey seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (21/11/2014).

Walaupun begitu, peneliti yakin mekanisme serupa juga bisa terjadi pada manusia.

"Kami mendeteksi adanya peningkatan kadar Triclosan pada sampel dari lingkungan yang kami ambil. Ini justru menunjukkan manfaat produk dengan Triclosan cenderung menurun dan di sisi lain risiko penyakit tertentu bagi banyak orang (karena bahan kimia ini) malah bertambah," imbuh Tukey yang juga profesor di departemen Chemistry and Biochemistry and Pharmacology, San Diego School of Medicine, University of California tersebut.
 
Di tahun 2010, Food and Drugs Administration AS juga mewanti-wanti bila penggunaan Triclosan dianggap lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. Sebab menurut sebuah penelitian yang mereka dapatkan, diketahui bahwa Triclosan dapat menyebabkan kuman menjadi makin kebal terhadap antibiotik atau resisten.
 
Dari hasil lab terbukti bahwa bahan kimia ini memicu mutasi gen pada beberapa jenis bakteri, seperti E coli, salmonella dan listeria, sehingga FDA khawatir, ini akan menurunkan efektivitas produk-produk kebersihan yang mengandung Triclosan itu sendiri.

(lil/vit)

Berita Terkait