Payudara Tidak Seimbang, Tulang Punggung Rawan Cedera

Laporan dari Malaysia

Payudara Tidak Seimbang, Tulang Punggung Rawan Cedera

- detikHealth
Jumat, 21 Nov 2014 17:02 WIB
Payudara Tidak Seimbang, Tulang Punggung Rawan Cedera
Foto: Uyung/detikHealth
George Town, Malaysia - Usai menjalani mastektomi atau pengangkatan payudara, banyak perempuan hanya mempunyai satu payudara. Bukan cuma mengurangi rasa percaya diri, kondisi ini kadang membuat tulang punggung rentan cedera.

Oleh karenanya, banyak survivor atau penyintas kanker payudara menggunakan prostetik payudara. Bukan ditanam dengan teknik implan, prostetik digunakan dengan cara diselipkan di bra dan bisa dilepas kapan saja.

Ada beberapa pilihan prostetik yang tersedia, sebagian besar terbuat dari bahan spons atau busa dan bahan silikon. Masing-masih punya fungsi berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prostetik dari busa, umumnya dipakai untuk jangka pendek setelah mastektomi. Silikon dipakai untuk keperluan jangka panjang, yakni mencegah cedera tulang punggung karena bobot payudara yang tidak seimbang.

"Dibanding busa, silikon punya bobot. Fungsinya sebagai kompensasi atas hilangnya bobot di salah satu sisi payudara setelah mastektomi," jelas seorang petugas dari Loh Guan Lye Cancer Support Center.

Fungsi lainnya, tidak lain adalah untuk mengembalikan rasa percaya diri. Setelah kehilangan salah satu atau kedua payudara, tidak sedikit survivor kanker payudara merasa minder dan cenderung menutupi dada mereka yang rata. Postur bisa berubah karena selalu membungkukkan badan ke depan.

"Pada perempuan, kanker payudara masih menjadi kanker yang paling banyak diderita di Malaysia. Pada laki-laki, kanker kolorektal," kata Dr Mary CH Quah, Direktur Utama Loh Guan Lye Specialist Center, ditemui di Penang, Jumat (21/11/2014).

(up/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads