Karena Gaya Hidup, Makin Banyak Masalah Infertilitas pada Pria

Karena Gaya Hidup, Makin Banyak Masalah Infertilitas pada Pria

- detikHealth
Kamis, 11 Des 2014 16:02 WIB
Karena Gaya Hidup, Makin Banyak Masalah Infertilitas pada Pria
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Di antara berbagai masalah kesehatan pria, gangguan pada organ intim adalah salah satu keluhan yang paling sering ditemukan oleh dokter namun tidak semua pasien mau terbuka. Masalah infertilitas adalah salah satu contoh keluhan yang sering dialami namun tidak diakui oleh pria.

dr Ponco Birowo, SpU(K), PhD, dari RSU Bunda Jakarta mengatakan masih banyak masyarakat menganggap ketidaksuburan adalah masalah wanita, padahal sebetulnya tidak. Hampir 50 persen penyebab infertilitas sebenarnya juga terletak pada pria sehingga kini saat pasangan dirasa sulit memiliki keturunan dua-duanya harus diperiksa.

Gaya hidup yang saat ini semakin tidak sehat dikatakan oleh dr Ponco menjadi salah satu faktor penyebab makin banyaknya muncul masalah infertilitas pada pria.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan cuma wanitanya saja, prianya juga harus diperiksa. Kita lihat saja makin banyak yang merokok, terus pakai celana ketat-ketat, dan bekerja dengan laptop dipangku. Itu semua bisa mengganggu produksi sperma," ujar dr Ponco ketika ditemui pada jumpa pers di RSU Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2014).

Di luar gaya hidup, masih ada lagi penyebab infertilitas dari dalam diri seperti varikokel atau pelebaran pembuluh darah balik di buah zakar. dr Ponco mengatakan varikokel menjadi penyebab sekitar 14 persen infertilitas pada pria.

"Jadi kalau penyakit penyebab infertilitas pria sebagian besar saya temukan adalah varikokel. Karena pembuluh darah melebar banyak darah mengalir ke zakar membuat suhu naik, padahal sperma perlu suhu ideal tertentu untuk diproduksi," tambah dr Ponco.

Oleh karena banyaknya faktor tersebut, maka penting bagi pria untuk memeriksakan dirinya jika belum memiliki anak selama setahun lebih perkawinan. Jika penyebab infertilitas adalah gaya hidup maka pria bisa merubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat dan bila penyebabnya masalah testis seperti varikokel maka tindakan seperti operasi bisa dilakukan.

"Kita di sini bisa lakukan bedah mikro untuk menyumbat pembuluh darahnya. Itu prosesnya cepat dengan luka operasi yang minim jadi pasien bisa pulang dan bisa berhubungan seksual normal. Tapi karena siklus produksi sperma itu butuh waktu tiga bulan maka kita baru bisa lihat hasil operasinya tiga bulan ke depan," tutup dr Ponco.

(vit/vit)

Berita Terkait