dr Ponco Birowo, SpU(K), PhD, dari RSU Bunda Jakarta mengatakan masih banyak masyarakat menganggap ketidaksuburan adalah masalah wanita, padahal sebetulnya tidak. Hampir 50 persen penyebab infertilitas sebenarnya juga terletak pada pria sehingga kini saat pasangan dirasa sulit memiliki keturunan dua-duanya harus diperiksa.
Gaya hidup yang saat ini semakin tidak sehat dikatakan oleh dr Ponco menjadi salah satu faktor penyebab makin banyaknya muncul masalah infertilitas pada pria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar gaya hidup, masih ada lagi penyebab infertilitas dari dalam diri seperti varikokel atau pelebaran pembuluh darah balik di buah zakar. dr Ponco mengatakan varikokel menjadi penyebab sekitar 14 persen infertilitas pada pria.
"Jadi kalau penyakit penyebab infertilitas pria sebagian besar saya temukan adalah varikokel. Karena pembuluh darah melebar banyak darah mengalir ke zakar membuat suhu naik, padahal sperma perlu suhu ideal tertentu untuk diproduksi," tambah dr Ponco.
Oleh karena banyaknya faktor tersebut, maka penting bagi pria untuk memeriksakan dirinya jika belum memiliki anak selama setahun lebih perkawinan. Jika penyebab infertilitas adalah gaya hidup maka pria bisa merubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat dan bila penyebabnya masalah testis seperti varikokel maka tindakan seperti operasi bisa dilakukan.
"Kita di sini bisa lakukan bedah mikro untuk menyumbat pembuluh darahnya. Itu prosesnya cepat dengan luka operasi yang minim jadi pasien bisa pulang dan bisa berhubungan seksual normal. Tapi karena siklus produksi sperma itu butuh waktu tiga bulan maka kita baru bisa lihat hasil operasinya tiga bulan ke depan," tutup dr Ponco.
(vit/vit)











































