Menanggapi hal ini, dr Meta Hanindita dari RSUD Dr Soetomo Surabaya mengimbau agar para orang tua sebisa mungkin tidak memperbolehkan putra-putrinya untuk bermain genangan banjir apalagi sampai berenang.
"Air banjir biasanya kotor dan mengandung banyak kuman. Ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti sakit perut atau diare," tutur dr Meta saat dihubungi detikHealth, Selasa (10/2/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Genangan Banjir di Mana-mana, Waspadai Juga Eksem dan Kutu Air
"Selain itu kondisi basah dan dingin dapat membuat anak rentan terkena penyakit," imbuh wanita yang kini tengah mengambil pendidikan dokter anak di FK Unair/Dr Soetomo Surabaya ini.
Saat rumah kebanjiran, anak-anak pun biasanya ingin membantu ayah atau ibunya membersihkan rumah dari kotoran-kotoran akibat arus banjir. Jika memang anak ingin membantu, diutarakan dr Meta siapkan anak dengan pakaian lengkap, sarung tangan plastik serta sepatu boot bersol keras.
"Kemudian jangan lupa langsung bersihkan kulit yang terkena kontak air banjir dengan sabun. Sebab penyakit kulit yang menyerang anak saat banjir bisa macam-macam, karena bakteri sehingga menyebabkan gatal-gatal, bisa juga karena alergi," tutup dr Meta.
Baca juga: Ini Dia Tips Agar Tetap Sehat Saat Banjir
(rdn/vit)











































