Jakarta -
Pasangan Anda bersin saat bercinta? Jangan gegabah menyalahkan ranjang yang berdebu, sebab belum tentu itu penyebabnya. Bagi sebagian orang, bersin justru disebabkan oleh sensasi orgasme yang sedang meledak-ledak.
Normalnya, bersin adalah refleks untuk membersihkan saluran napas dari benda asing yang masuk. Namun dalam kondisi tertentu, bersin juga bisa dipicu oleh sebab-sebab yang tidak lazim mulai dari alis yang dicabut hingga fantasi erotis.
Selengkapnya, berikut ini beberapa penyebab bersin yang tidak lazim, seperti dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (6/3/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Cabut alis
Pernah bersin saat sedang mencabuti alis mata? Anda tidak sendiri, dan kabar baiknya hal itu dikategorikan normal. Di sekitar alis mata, banyak terdapat saraf yang dinamakan trigeminal. Saraf ini terhubung dengan pangkal hidung, yang jika terangsang bisa memicu bersin. Untuk mencegah bersin saat sedang cabut alis, cukup tekan kuat-kuat satu titik di alis dengan ujung jari.
2. Matahari dan lampu terang
Photic Sneeze Reflex (PSR) adalah mekanisme bersin yang dipicu oleh rangsang cahaya, biasanya berupa terik matahari atau sorot lampu yang menyilaukan. Kondisi ini dialami oleh 18-35 persen populasi. Istilah lain untuk PSR adalah ACHOO Syndrome, yang merupakan akronim dari Autosomal dominant Compulsive Helio-Ophthalmic Outbursts of sneezing.
3. Bumbu masak
Merica mengandung senyawa alkaloid yang disebut piperine. Senyawa ini bersifat iritatif, mampu mengiritasi saraf di permukaan rongga hidung saat terhirup. Refleks yang muncul saat saraf-saraf tersebut mengalami iritasi adalah bersin-bersin. Hal yang sama juga terjadi saat menghirup uap cabai maupun bawang yang sedang digoreng.
4. Orgasme atau membayangkan fantasi erotis
Bersin juga bisa muncul karena rangsang seksual, sehingga ada istilah sexually induced sneeze. Biasanya terjadi saat seseorang mengalami orgasme, dan beberapa orang dilaporkan mengalaminya juga saat sedang membayangkan fantasi erotis. Diyakini, fenomena ini berhubungan dengan sistem saraf otonom.
Baca juga: Kepribadian Bisa Dilihat dari Cara Bersin, Anda Termasuk yang Mana?
Pernah bersin saat sedang mencabuti alis mata? Anda tidak sendiri, dan kabar baiknya hal itu dikategorikan normal. Di sekitar alis mata, banyak terdapat saraf yang dinamakan trigeminal. Saraf ini terhubung dengan pangkal hidung, yang jika terangsang bisa memicu bersin. Untuk mencegah bersin saat sedang cabut alis, cukup tekan kuat-kuat satu titik di alis dengan ujung jari.
Photic Sneeze Reflex (PSR) adalah mekanisme bersin yang dipicu oleh rangsang cahaya, biasanya berupa terik matahari atau sorot lampu yang menyilaukan. Kondisi ini dialami oleh 18-35 persen populasi. Istilah lain untuk PSR adalah ACHOO Syndrome, yang merupakan akronim dari Autosomal dominant Compulsive Helio-Ophthalmic Outbursts of sneezing.
Merica mengandung senyawa alkaloid yang disebut piperine. Senyawa ini bersifat iritatif, mampu mengiritasi saraf di permukaan rongga hidung saat terhirup. Refleks yang muncul saat saraf-saraf tersebut mengalami iritasi adalah bersin-bersin. Hal yang sama juga terjadi saat menghirup uap cabai maupun bawang yang sedang digoreng.
Bersin juga bisa muncul karena rangsang seksual, sehingga ada istilah sexually induced sneeze. Biasanya terjadi saat seseorang mengalami orgasme, dan beberapa orang dilaporkan mengalaminya juga saat sedang membayangkan fantasi erotis. Diyakini, fenomena ini berhubungan dengan sistem saraf otonom.
Baca juga: Kepribadian Bisa Dilihat dari Cara Bersin, Anda Termasuk yang Mana?
(up/vta)