"Ya positif meninggal karena flu burung, virus H5N1. Sampel darahnya sudah kita terima kemarin dan hasilnya keluar tadi," tutur Kepala Balitbangkes Prof Tjandra Yoga Aditama, ditemui di Hotel Ritz Carlton, Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2015).
Baca juga: Flu Burung H5N8 Serang Swedia dan Negara Eropa Lainnya
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Sigit mengaku belum mendapat laporan resmi soal kasus ini. Namun berdasarkan laporan sementara diketahui kalau T dan MI meninggal di waktu yang berbeda.
"Ayahnya meninggal tanggal 24 Maret 2015 pukul 16.25 WIB, di salah satu rumah sakit di tangerang. Sementara anaknya dirujuk ke RS Persahabatan 26 Maret 2015, masuk RS pukul 02.00 WIB dan meninggal pukul 04.00 WIB," tandasnya.
Baca juga: Kasus KLB Flu Burung H5N1 Terjadi di India
(Muhamad Reza Sulaiman/Nurvita Indarini)











































