Jakarta -
Banyaknya masalah dan urusan kantor yang belum selesai bisa membuat seseorang stres. Namun, bukan berarti jika begini keadaannya, pasangan suami istri tidak bisa bercinta lho.
Sebab, dengan seks stres pun bisa dikurangi. Tetapi, ada beberapa posisi yang sebaiknay diterapkan sehubungan dengan penyebab stres seseorang. Apa saja posisinya? berikut rangkumannya seperti ditulis detikHealth pada Rabu (22/4/2015).
Baca juga: Nyeri, Lecet dan Cupang Karena Seks Baru Terasa di Pagi Hari? Ini Sebabnya
1. Stres akibat perubahan tubuh
Hal ini umumnya dialami wanita ketika tubuhnya dirasa berubah misalnya lebih gemuk atau mulai muncul keriput. Tetapi, pakar seks Christine Webber menekankan bahwa pasangan sebenarnya tidak akan terlalu memusingkan perubahan pada tubuh Anda.
Menurut Webber, ketika bercinta, pasangan akan lebih fokus pada bagaimana kesenangan yang ia rasakan. "Sehingga Anda tidak usah terlalu khawatir dengan perubahan perut atau kulit Anda mungkin karena dengan menikahi Anda pada dasarnya si dia sudah bisa menerima kekurangan dan kelebihan Anda," tutur Webber.
Ia menyarankan, gunakan posisi yang memungkinkan Anda dan pasangan saling mengeksplor tubuh masing-masing misalnya saja reverse cowgirl atau misionaris.
2. Stres akibat pekerjaan
Banyaknya urusan kantor yang belum rampung bisa membuat orang stres bahkan frustasi. Ketika sampai di rumah dan masih dibayangi urusan kantor, cobalah untuk bercinta dengan posisi doggy style disertai dengan sedikit permainan yang agak 'kasar'.
"Posisi doggy style dengan sedikit permainan kasar bisa membuat wanita lebih menyuarakan lagi apa yang dirasakannya. Jeritan, desahan, dan suara yang ia keluarkan saat bercinta bisa membuatnya merasa dominan dan lebih kuat. Sehingga hal ini bisa berpengaruh pada kondisi psikisnya ketika menyelesaaikan pekerjaan yang belum selesai," terang terapi perkawinan Vanessa Marin.
3. Stres karena masih banyak urusan yang harus diselesaikan
Urusan yang menumpuk dan masih harus diselesaikan bukan berarti halangan bagi Anda untuk bercinta. Justru, seperti diutarakan Wendy Walsh, PhD, founder AskALoveGuru, seks bisa membantu seseorang lebih rileks sejenak dan melupakan urusan yang membuat pikiran stres.
"Coba posisi seks yang agak rumit sehingga Anda akan lebih fokus untuk melakukan hal itu. Otomatis, Anda akan melupakan sejenak masalah yang harus dilakukan. Contohnya, posisi doggy style berdiri atau berdiri sambil bersandar ke dinding yang memerlukan konsentrasi lebih," tutur Walsh.
4. 'Galau' dengan hubungan pernikahan Anda
"Sesekali khawatir soal hubungan perkawinan memang bisa dialami pasutri. Untuk itu, perlu perlekatan kembali di antara Anda berdua salah satunya dengan menambah keintiman melalui hubungan seks," terang Marin.
Salah satu posisi seks yang menurut Marin bisa mendekatkan kembali keintiman suami istri yakni misionaris. "Dengan posisi ini Anda bisa menyentuh satu sama lain lebih dekat dan memiliki kontak mata yang sensual," tutur Marin.
Hal ini umumnya dialami wanita ketika tubuhnya dirasa berubah misalnya lebih gemuk atau mulai muncul keriput. Tetapi, pakar seks Christine Webber menekankan bahwa pasangan sebenarnya tidak akan terlalu memusingkan perubahan pada tubuh Anda.
Menurut Webber, ketika bercinta, pasangan akan lebih fokus pada bagaimana kesenangan yang ia rasakan. "Sehingga Anda tidak usah terlalu khawatir dengan perubahan perut atau kulit Anda mungkin karena dengan menikahi Anda pada dasarnya si dia sudah bisa menerima kekurangan dan kelebihan Anda," tutur Webber.
Ia menyarankan, gunakan posisi yang memungkinkan Anda dan pasangan saling mengeksplor tubuh masing-masing misalnya saja reverse cowgirl atau misionaris.
Banyaknya urusan kantor yang belum rampung bisa membuat orang stres bahkan frustasi. Ketika sampai di rumah dan masih dibayangi urusan kantor, cobalah untuk bercinta dengan posisi doggy style disertai dengan sedikit permainan yang agak 'kasar'.
"Posisi doggy style dengan sedikit permainan kasar bisa membuat wanita lebih menyuarakan lagi apa yang dirasakannya. Jeritan, desahan, dan suara yang ia keluarkan saat bercinta bisa membuatnya merasa dominan dan lebih kuat. Sehingga hal ini bisa berpengaruh pada kondisi psikisnya ketika menyelesaaikan pekerjaan yang belum selesai," terang terapi perkawinan Vanessa Marin.
Urusan yang menumpuk dan masih harus diselesaikan bukan berarti halangan bagi Anda untuk bercinta. Justru, seperti diutarakan Wendy Walsh, PhD, founder AskALoveGuru, seks bisa membantu seseorang lebih rileks sejenak dan melupakan urusan yang membuat pikiran stres.
"Coba posisi seks yang agak rumit sehingga Anda akan lebih fokus untuk melakukan hal itu. Otomatis, Anda akan melupakan sejenak masalah yang harus dilakukan. Contohnya, posisi doggy style berdiri atau berdiri sambil bersandar ke dinding yang memerlukan konsentrasi lebih," tutur Walsh.
"Sesekali khawatir soal hubungan perkawinan memang bisa dialami pasutri. Untuk itu, perlu perlekatan kembali di antara Anda berdua salah satunya dengan menambah keintiman melalui hubungan seks," terang Marin.
Salah satu posisi seks yang menurut Marin bisa mendekatkan kembali keintiman suami istri yakni misionaris. "Dengan posisi ini Anda bisa menyentuh satu sama lain lebih dekat dan memiliki kontak mata yang sensual," tutur Marin.
(Radian Nyi Sukmasari/AN Uyung Pramudiarja)