Timbul Keriput di Area Miss V, Normal atau Tidak?

Timbul Keriput di Area Miss V, Normal atau Tidak?

- detikHealth
Minggu, 26 Apr 2015 15:04 WIB
Timbul Keriput di Area Miss V, Normal atau Tidak?
ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Jika Anda baru saja mengintip ke area tubuh bawah dan terkejut saat melihat keriput pada vagina, Anda tidak sendiri karena hal itu wajar dialami oleh setiap wanita. Setiap orang memiliki keriput atau kerutan di vagina. Bahkan, justru akan menjadi hal yang aneh jika tidak ada keriput pada vagina.

"Keriput adalah tanda elastisitas karena vagina dapat merenggang dan bergerak agar mendapatkan kepuasan seks yang lebih baik saat bercinta," ucap Maty Jane Minkin, MD, profesor klinis kebidanan dan ginekolog di Yale University School of Medicine, dikutip dari Prevention, Minggu (26/4/2015).

Menurut Lynette J Margesson, MD, asisten profesor kebidanan dan ginekolog, keriput pada vagina sama saja seperti keriput pada wajah. Keriput pada vagina juga dapat bervariasi sesuai dengan gaya hidup, usia dan genetik. Meskipun, perawatan keriput pada vagina berbeda dengan yang ada di wajah.  Dikatakan Margesson, eriput pada vagina tak mungkin diberi retiniod yang akan berdampak pada mengeringnya kulit sehingga terjadi iritasi di kulit sekitar vagina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga : Stress Karena Miss V Gatal-gatal? Cek Penyebabnya di Sini

"Vulva memang seharusnya keriput dan berkerut. Keriput itu sangat normal dan jangan pernah memberikan krim, losion atau ramuan pada kasus seperti ini," tambah Margesson.

Beberapa wanita memiliki keriput sesuai dengan bertambahnya usia mereka. Ketika memasuki menopause, kadar estrogen akan turun dan wanita akan kehilangan elastisitas kulit sehingga kulit akan kering dan tidak kenyal. Pada beberapa wanita, dianggap hal yang ironis ketika pasca menopause, mereka mendapati keriput dan kerutan di tempat yang tidak diinginkan, salah satunya vagina.

Jika Anda memiliki keriput yang benar-benar mengganggu kepercayaan diri, operasi peremajaan vagina bisa saja dilakukan namun kedua profesor ini sangat tidak menyarankan hal tersebut. Apalagi biaya prosedur tersebut tidak murah. "Operasi justru bisa membuat vagina menjadi kering dan kurang elastis," sambung Minkin.

Minkin menyarankan dalam keseharian, rutinlah melakukan latihan kegel yang secara alami dapat memabntu mengencangkan kulit di sekitar vagina. Salah satu manfaat rutin latihan kegel yaitu wanita bisa merasakan kepuasan lebih saat bercinta dan kepercayaan dirinya pun meningkat.

Baca juga : Agar Pasutri Tetap Harmonis Meski Miss V Alami Perubahan (Radian Nyi Sukmasari/AN Uyung Pramudiarja)

Berita Terkait