Jangan Asal Dikorek, Ini Metode Paling Aman Bersihkan Kotoran Kuping

Kotoran di Rongga Telinga

Jangan Asal Dikorek, Ini Metode Paling Aman Bersihkan Kotoran Kuping

Andara Nila Kresna - detikHealth
Rabu, 06 Mei 2015 16:07 WIB
Jangan Asal Dikorek, Ini Metode Paling Aman Bersihkan Kotoran Kuping
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta - Konon saat pendengaran terganggu, bisa jadi ada kotoran yang menumpuk di dalam rongga telinga Anda. Itu tandanya kuping Anda harus segera dibersihkan. Lantas metode yang paling aman untuk membersihkan rongga telinga itu seperti apa ya?

Sejumlah metode yang diketahui masyarakat awam untuk membersihkan kotoran telinga antara lain dengan menggunakan air, cairan cuka, dan baby oil. Menurut dr Darnila Fachruddin, Sp THT-KL, ketiganya boleh-boleh saja digunakan.

"Untuk air, ya boleh saja, asal jangan terlalu banyak," katanya kepada detikHealth saat ditemui di kediamannya di Jalan Potlot II/10 Duren Tiga, Jakarta Selatan, dan ditulis pada Rabu (6/5/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa begitu? Sebab dokter yang berpraktik di RS THT Bedah Prof Nizar tersebut khawatir bila air yang dimasukkan ke dalam telinga terlalu banyak, maka akan terperangkap dan menyebabkan infeksi, bahkan mungkin budek atau gangguan pendengaran.

"Baby oil, cuka dan cairan lainnya juga boleh, asal tidak sampai masuk ke dalam dan melukai rongga telinga," tambahnya.

Cuka, dikatakan dr Darnila memang dapat mengusir jamur. Akan tetapi ia menyarankan agar konsentrasi cuka yang digunakan hanya sekitar dua persen. Dengan konsentrasi sebesar ini, ia mengatakan itu sudah cukup untuk mencegah pertumbuhan jamur dan juga kuman di dalam telinga.

Baca juga: Penyebab Telinga Berdenging dan Terasa Tak Nyaman Saat Pesawat Lepas Landas

Lantas kapan sebaiknya kotoran telinga dikeluarkan sebelum mengering? "Tidak usah terlalu sering, biarkan saja," tandasnya.

dr Darnila menambahkan selama belum ada keluhan yang berarti, kuping tak perlu dikorek-korek. Toh sebenarnya kotoran ini bisa keluar dengan sendirinya, tanpa perlu dibersihkan terlalu dalam.

"Jadi getah telinga tidak selalu banyak dan tidak selalu menutup liang telinga, sehingga sebetulnya tidak perlu kita terlalu sering membersihkan telinga. Kalau rasanya gatal atau kelihatan di pintu telinga ada getah telinga yang keluar, boleh dibersihkan," tuturnya.

Baca juga: 'Terdorong' Cotton Bud, Kotoran Telinga yang Kering Bisa Picu Budek

(lll/vit)
Kotoran di Rongga Telinga
13 Konten
Menjaga kebersihan telinga sangat perlu diperhatikan. Apabila dibiarkan, maka akan mengganggu indra pendengaran Anda. Yuk simak tipsnya.

Berita Terkait