Ya, kening bagian kiri Noorsadia secara tak sengaja tertembak peluru senapan angin yang pelakunya belum diketahui sampai saat ini. Ajaibnya Noorsadia tak mengalami luka serius. Sang ibu, Noor Nahar (26), merasa keajaiban tersebut adalah karena putrinya memiliki rambut tebal.
Noor menceritakan, saat kejadian dirinya tengah berjalan dengan anak-anaknya, Noor Ankis (7), Zunaed Abdullah (1) dan Noorsadia. Zunaed dan Noorsadia sedang duduk di stroller ketika kemudian terdengar suara senapan.
Baca juga: Berjuang Lawan Tumor Otak, Bocah Ini Dibuatkan Pantai di Rumahnya
"Tampaknya suara tersebut datang dari sebuah gedung tak terpakai di sekitar situ dan begitu saya menengok ke arah anak-anak, saya melihat kepala Noorsadia sudah penuh darah. Dia berteriak dan menangis," ungkap Noor, seperti dikutip dari SWNS (18/5/2015).
Noor pun kemudian menekan luka tembak tersebut dengan tisu untuk menghentikan pendarahan. Noorsadia pun berhenti menangis dan tampak melemah. Panik dan mencoba mencari pertolongan namun tak menemukan siapa-siapa, Noor kemudian menelepon suaminya, Abdu Sahukkur, dan membawa putrinya tersebut ke Bradford Royal Infirmary.
Di sana Noorsadia kemudian diberikan pengobatan darurat dan peluru pun berhasil dikeluarkan. Gadis kecil tersebut pun diperbolehkan pulang keesokan harinya.
"Saya merasa ia diselamatkan oleh rambut tebalnya, yang mencegah peluru tersebut masuk lebih dalam ke keningnya. Saya khawatir kejadian seperti ini bisa terulang lagi," imbuh Noor.
Baca juga: Usia Total 400 Tahun, Ini Kakak-Adik Perempuan Paling Jompo di Dunia
(Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)











































