Saat lahir, bayi yang berasal dari Changzhou, Provinsi Jiangsu ini mempunyai berat mencapai 3 kg, namun perutnya membuncit. Merasa ada yang aneh, dokter kemudian mengirim bayi berjenis kelamin perempuan tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil scan, dokter melihat ada sebuah gumpalan besar di dalam perutnya dengan diameter 16 cm. Demikian seperti dikutip dari Shanghaiist, Kamis (4/6/2015).
Dalam sebuah operasi yang memakan waktu selama dua jam, gumpalan seberat 900 gram itu pun terangkat. Dokter khawatir jika tak segera diangkat, gumpalan ini akan menghambat pertumbuhan si bayi di masa depan.
Setelah diamati ternyata itu bukanlah tumor, melainkan kembar parasit dari sang bayi. Kondisi ini terjadi karena embrio si bayi dan kembarannya tidak terpisah sepenuhnya, padahal salah satunya berhenti tumbuh. Dan hal ini dipastikan oleh dokter dengan ditemukannya rambut pada gumpalan tersebut. Hanya saja si kembar parasit tidak mempunyai organ vital seperti jantung atau paru-paru.
Menurut dokter, kondisi di mana ada janin di dalam tubuh bayi semacam ini tergolong langka karena hanya terjadi pada satu dari 500.000 kelahiran, dan sejauh ini kasus serupa ditemukan pada kurang dari 200 kejadian saja di seluruh dunia.
Baca juga: Bayi Kembar Siam Parasit Ini Ternyata Alami Tumor Epignathus Teratoma
Sebelumnya, tepatnya pada bulan Februari lalu, seorang bayi perempuan di Hong Kong juga mengalami kondisi serupa, namun ia dilaporkan 'mengandung' dua gumpalan sekaligus dan gumpalan ini ditemukan di bagian kiri perut si bayi.
Kedua gumpalan ini berhasil diangkat dan dipastikan sebagai kembaran parasit, meski sudah terlihat memiliki tulang belakang, tali pusar, usus, beberapa tulang, dan cikal bakal otak. Kendati begitu, belum ada peneliti yang bisa mengungkap bagaimana mungkin si bayi 'menelan' kembarannya sendiri selama dalam kandungan.
Baca juga: Janin Ditemukan di Dalam Perut Bocah Laki-laki 4 Tahun
(lll/up)











































