Analisis data dari 4.900 warga Amerika berumur 65 tahun ke atas oleh peneliti University of Michigan menunjukkan bahwa pasien stroke rata-rata memiliki fungsi kognitif sama seperti mereka yang 8 tahun lebih tua.
Hasil tersebut diperoleh peneliti lewat tes kognitif. Pemimpin studi Deborah Levine mengukur kemampuan otak responden dan membandingkannya antara mereka yang pernah kena stroke dan yang tidak.
Baca juga: Kunyit Mampu Meregenerasi Sel Otak Pasca Stroke
Para peneliti menekankan bahwa tidak ada perbedaan berarti terkait efek stroke ini terhadap ras yang ada pada populasi responden.
"Ketika kami mencari kunci perbedaan penurunan fungsi kognitif antara orang kulit hitam dan putih yang telah diketahui, kami ingin melihat faktor 'health shocks' seperti stroke," kata Levine yang mengatakan penelitian awalnya didasari untuk mencari tahu mengapa orang kulit hitam lebih rentan pikun.
"Meski kami menemukan stroke tidak bisa menjelaskan perbedaannya, hasil ini membawa kesimpulan lain yaitu jumlah penuaan kognitif akibat stroke. Oleh karena itu semakin menguatkan pentingnya mencegah stroke untuk menghindari penurunan fungsi kognitif," lanjut Levine seperti dikutip dari situs resmi universitas, umich.edu, Kamis (11/6/2015).
Cara-cara efektif tersebut di antaranya yang penting seperti menjaga tekanan darah dan kolesterol. Selain itu seseorang juga sangat disarankan untuk tidak merokok, olahraga, dan juga menjaga gula darahnya.
Baca juga: Salah Kaprah Cuci Otak Penangkal Stroke di Mata Dokter Saraf
(fds/vit)











































