Meski telah dinyatakan bersih dari virus, pria berusia 75 tahun yang awalnya ingin jalani operasi jantung tersebut masih dalam karantina untuk sementara waktu. "Dalam tes terakhir kami sudah tak menemukan adanya virus MERS pada pasien," ujar Sekretaris Kementerian Kesehatan Surachet Satitramai, dikutip dari Reuters pada Senin (29/6/2015).
Baca juga: Pakai Kartu, Ini Cara Kemenkes Awasi Orang Dari Tempat Terinfeksi MERS
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satitramai mengatakan tiga orang kerabat yang ikut datang menemani pasien juga bersih dari virus. Sementara 36 orang lainnya yang juga diduga terekspos masih dalam pengawasan.
MERS pada tahun 2015 setelah Korea Selatan.
Di Korea Selatan kasusnya lebih parah karena petugas kesehatan setempat gagal mengendalikan penyebaran virus sehingga terjadi wabah yang menelan korban 181 jiwa. Kasus ini merupakan kasus terbesar di luar negara Timur Tengah.
Baca juga: Anak Unta Dituding Jadi Kunci Sumber Penyebaran MERS (fds/vit)











































