4 Penyakit yang Kerap Jadi Alasan Bolos Pasca Lebaran

4 Penyakit yang Kerap Jadi Alasan Bolos Pasca Lebaran

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Rabu, 22 Jul 2015 10:34 WIB
4 Penyakit yang Kerap Jadi Alasan Bolos Pasca Lebaran
Foto: Thinkstock/Wavebreakmedia Ltd
Jakarta -

Libur panjang telah usai, namun beberapa orang belum bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Berbagai keluhan mulai dari ambeien hingga flu jadi alasan untuk tidak masuk di hari-hari pertama pasca lebaran.

Penyakit pernapasan dan pencernaan memang mendominasi di musim-musim mudik, sebelum dan setelah lebaran. Ditambah lagi dengan 'sindrom malas bekerja' yang memang kerap muncul seusai libur panjang, maka tidak sedikit pekerja yang menunda masuk kantor dengan berbagai alasan.

Beberapa keluhan yang paling sering dijadikan alasan untuk bolos usai berlebaran adalah sebagai berikut, seperti dirangkum detikHealth, Rabu (22/7/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Ambeien

Foto: Thinkstock/Wavebreakmedia Ltd
Pola makan yang serba daging dan berlemak selama lebaran membuat sistem pencernaan mudah mengalami gangguan. Apalagi tanpa diimbangi asupan serat, baik dari sayuran maupun buah-buahan. BAB (Buang Air Besar) jadi susah, lalu ambeien atau wasir mudah kumat.

Faktor lain yang meningkatkan risiko kekambuhan adalah perjalanan mudik yang memakan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari jika sempat terjebak kemacetan. Duduk terlalu lama juga bisa meningkatkan risiko kekambuhan wasir.

2. Nyalgia atau nyeri otot

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Keluhan nyeri otot dan pegal-pegal atau dalam bahasa medis disebut myalgia merupakan salah satu keluhan paling umum dijumpai setelah lebaran, khususnya di kalangan pemudik. Faktor kelelahan usai menempuh perjalanan jauh merupakan penyebab utamanya.

3. Diare

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Kurang menjaga kebersihan berdampak serius bagi sistem pencernaan. Kontaminasi kuman maupun bahan berbahaya dalam makanan bisa memicu diare. Terlebih dalam kondisi tubuh yang kelelahan, sehingga daya tahan menurun dan rentan mengalami infeksi.

4. ISPA

Foto: Angling Adhitya Purbaya
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) banyak menyerang selepas libur lebaran, bukan saja karena faktor kelelahan tetapi juga cuaca. Belakangan ini cuaca terik membuat banyak debu beterbangan. Virus yang terbawa maupun partikel debu itu sendiri bisa memicu iritasi dan juga infeksi pada saluran pernapasan.
Halaman 2 dari 5
Pola makan yang serba daging dan berlemak selama lebaran membuat sistem pencernaan mudah mengalami gangguan. Apalagi tanpa diimbangi asupan serat, baik dari sayuran maupun buah-buahan. BAB (Buang Air Besar) jadi susah, lalu ambeien atau wasir mudah kumat.

Faktor lain yang meningkatkan risiko kekambuhan adalah perjalanan mudik yang memakan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari jika sempat terjebak kemacetan. Duduk terlalu lama juga bisa meningkatkan risiko kekambuhan wasir.

Keluhan nyeri otot dan pegal-pegal atau dalam bahasa medis disebut myalgia merupakan salah satu keluhan paling umum dijumpai setelah lebaran, khususnya di kalangan pemudik. Faktor kelelahan usai menempuh perjalanan jauh merupakan penyebab utamanya.

Kurang menjaga kebersihan berdampak serius bagi sistem pencernaan. Kontaminasi kuman maupun bahan berbahaya dalam makanan bisa memicu diare. Terlebih dalam kondisi tubuh yang kelelahan, sehingga daya tahan menurun dan rentan mengalami infeksi.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) banyak menyerang selepas libur lebaran, bukan saja karena faktor kelelahan tetapi juga cuaca. Belakangan ini cuaca terik membuat banyak debu beterbangan. Virus yang terbawa maupun partikel debu itu sendiri bisa memicu iritasi dan juga infeksi pada saluran pernapasan.

(up/up)

Berita Terkait