Seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber pada Kamis (20/8/2015), berikut kebiasaan-kebiasaan yang bisa membuat kualitas sperma pria 'keok'.
Baca juga: Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan Pria
1. Tidak menjaga berat badan
|
Foto: Thinkstock
|
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan mengamati 65 pasangan yang mendatangi klinik kesuburan. Tiap pekan, partisipan pria menjalani pelatihan tentang nutrisi dan aktivitas fisik selama setahun. Di akhir penelitian, pria yang paling banyak mengalami penurunan berat badan punya peluang lebih besar untuk membuahi pasangan.
"Ini merupakan penelitian prospektif pertama yang menunjukkan bahwa pasangan pria yang gemuk lebih sulit membuahi pasangannya," kata salah seorang peneliti, Dr Jean Patrice Baillargeon.
2. Lembur
|
Foto: Thinkstock/stokkete
|
Jumlah sperma mereka juga hanya berkisar 39 juta, padahal pria yang sehat biasanya memiliki sperma berkisar antara 40-300 juta. Dr Eisenberg mengatakan tubuh pria yang kerap dipaksa kerja lembur akan memproduksi lebih banyak hormon-hormon steroid seperti kortisol.
"Jadi kortisol atau pemicu stresnya bertambah, tekanan darah ikut naik, namun di sisi lain kondisi semacam ini akan menurunkan jumlah testosterone-nya," terangnya.
3. Malas makan buah dan sayur
|
Foto: admn
|
Untuk itu, Prof Pacey sepakat bila pasangan ingin cepat punya momongan lebih baik memenuhi kebutuhan sayur dan buah mereka secara rutin, dengan lima porsi buah dan/sayur setiap harinya.
Para pakar meyakini kedua bahan makanan ini kaya akan antioksidan yang berguna untuk meningkatkan kualitas sperma, termasuk mengurangi efek negatif dari mengonsumsi makanan berlemak atau daging-dagingan yang dapat menurunkan tingkat kesuburan.
4. Kebanyakan makan daging olahan
|
Foto: forwimuwi73/Pixabay
|
Dalam studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Fertility & Sterility ini dilakukan pengamatan terhadap 141 responden pria dalam program bayi tabung dengan pasangan masing-masing. Para responden ini diminta untuk memberikan informasi tentang diet mereka, termasuk berapa banyak daging olahan yang dikonsumsi.
Dr Rebecca Sokol dari American Society for Reproductive Medicine menambahkan, hasil studi ini menunjukkan bahwa jenis dan banyaknya daging olahan yang dikonsumsi oleh seorang pria dapat memengaruhi kemampuan spermanya dalam membuahi sel telur.
5. Merokok
|
Foto: thinkstock
|
Tak cuma konsentrasinya saja, studi juga mengungkapkan bahwa kebiasaan merokok dapat mengganggu kemampuan sperma untuk berenang. Padahal jika sperma tidak bisa berenang dengan baik, mereka akan mengalami kesulitan untuk bisa mencapai sel telur dan membuahinya.
Pada pria yang merokok, para peneliti menemukan penurunan 13 persen dalam pergerakan spermanya. Dari segi bentuk, merokok rupanya juga dapat memberi pengaruh pada struktur sperma. Kondisi ini juga dapat memengaruhi kemampuan si sperma untuk bisa berenang menuju sel telur.
Halaman 2 dari 6











































