Soccer Math namanya, atau lengkapnya Soccer Math Bima Kuat Kataku. Sesuai namanya, permainan ini menggabungkan konsep permainan sepakbola dengan beberapa konsep matematika, yakni bilangan prima, kuadrat, kali, tambah dan kurang, atau disingkat menjadi Bima Kuat Kataku.
Wujud permainannya mirip ular tangga, dengan papan berbentuk persegi yang bisa dimainkan bersama-sama oleh 4 orang di tiap-tiap sisinya. Alat bantunya adalah bidak-bidak seperti pada ular tangga, dadu, dan setumpuk soal cerita yang isinya tidak jauh-jauh dari hitung-menghitung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Matematika Bisa Jadi Fobia, Ini Penjelasannya
|
Ditemui di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, dan ditulis pada Rabu (9/9/2015), Nabil menjelaskan bahwa ketika salah satu bidak mencapai sisi permainan lawan yang diberi tanda sebagai gawang, maka dianggap terjadi gol. Tanda-tanda dan soal cerita di tiap kotak bisa menjadi bonus maupun rintangan. Yang jelas, sepanjang permainan para pemain dituntut untuk cekatan berhitung.
Nabil dan Ali yang mengaku sebagai fans Real Madrid ini terinspirasi menciptakan Soccer Math karena memang hobi main bola. Di saat yang sama, mereka mendapati rekan-rekannya kesulitan belajar matematika. Karya inovatif mereka ini menjadi salah satu finalis Kalbe Junior Scientist Award 2015.
Baca juga: Anak yang Tidur Mendengkur Bisa Pengaruhi Performa Akademisnya (up/up)












































