Pengaruh Film Porno Turunkan Minat Pria Pakai Kondom

Pengaruh Film Porno Turunkan Minat Pria Pakai Kondom

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 15 Sep 2015 17:37 WIB
Pengaruh Film Porno Turunkan Minat Pria Pakai Kondom
Foto: Thinkstock/Kai_Wong
Jakarta - Penggunaan kondom sempat mencapai puncaknya di Amerika pada awal tahun 2000-an. Dari hasil pengamatan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), persentase pria muda yang memakai kondom naik dari 71 persen menjadi 80 persen dalam kurun 2002-2010. Namun memasuki kurun 2011-2013, angka ini merosot hingga tinggal 78 persen.

Debby Herbenick, PhD, pakar kesehatan seksual dari Indiana University mengatakan penyebab utamanya adalah banyak pria yang memahami bahwa kondom hanyalah alat pengendali kelahiran. "Di waktu yang bersamaan, mulai banyak wanita yang memakai metode kontrasepsi jangka panjang atau LARCs," papar Debby.

Bila kinerja keduanya dibandingkan, metode pengendali kelahiran jangka panjang seperti implan atau IUD lebih efektif mencegah kehamilan dibandingkan kondom. Buktinya, CDC menemukan efektivitas kondom hanya 82 persen, sedangkan LARCs mencapai 99 persen, apalagi jika digunakan dengan benar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika Anda tahu pasangan sudah terlindungi, mungkin Anda merasa tak perlu menyesuaikan diri. Padahal untuk urusan mencegah penyebaran infeksi menular seksual, kondom adalah satu-satunya jalan untuk melindungi Anda dan pasangan," tegas Debby.

Baca juga: Cegah Infeksi HIV ke Bayi, Menkes Tekankan Pentingnya Penggunaan Kondom

Uniknya, ada satu faktor khusus yang diklaim Debby ikut berkontribusi terhadap menurunnya tren penggunaan kondom. Faktor yang dimaksud adalah kebiasaan menonton film biru.

"Banyak dari pria muda yang belajar bercinta dengan menonton porno, padahal tak ada satupun aktor yang memakai kondom," ungkap Debby seperti dikutip dari Men's Health, Selasa (15/9/2015).

Kebiasaan menarik kemaluan sebelum ejakulasi yang banyak dipertonton di film porno sedikit banyak juga mempengaruhi para pria. Padahal Debby memastikan, pasangan tetap bisa hamil meski ejakulasi dilakukan di luar vagina.

Untuk itu, Debby mengatakan skenario paling aman untuk melindungi diri dari penyakit seksual sekaligus mencegah kehamilan adalah dengan memakai kondom sekaligus membiarkan istri menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang.

Toh sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine mengungkap, kenikmatan seksual yang dirasakan seorang pria bisa meningkat jika ia merasa nyaman ketika memakai pengaman. "Saya juga sarankan untuk mengoleskan sedikit lubrikan setelah kondom dipasang, itu bisa menambah sensasinya," tutupnya.
 
Baca juga: Ini yang Sebenarnya Dirasakan Pria Ketika Gunakan Kondom Saat Bercinta

(lll/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads