Tak Bisa Baca Tulis, Gadis dengan Down Syndrome Ini Bisa Bikin Usaha

Tak Bisa Baca Tulis, Gadis dengan Down Syndrome Ini Bisa Bikin Usaha

Nurvita Indarini - detikHealth
Senin, 28 Sep 2015 09:32 WIB
Tak Bisa Baca Tulis, Gadis dengan Down Syndrome Ini Bisa Bikin Usaha
Foto: ABC Australia
Queensland - Beruntunglah kita yang terlahir tanpa kekurangan fisik berarti. Di luar sana, ada orang dengan berbagai macam keterbatasan yang harus berjuang keras agar bisa menghidupi dirinya.

Emma Lynam (21) adalah sosok hebat yang bisa membuktikan pada dunia bahwa kekurangannya justru menjadi kelebihannya. Emma yang lahir dengan down syndrome, autisme ringan, mempunyai gangguan pendengaran serta bibir sumbing ternyata bisa menghasilkan uang sendiri.

Gadis asal Queensland, Australia ini sangat suka musik dan menari. Namun dia sama sekali tidak bisa membaca dan menulis. Satu-satunya hal di kantor yang menarik perhatian Emma adalah mesin penghancur kertas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat itu, sang ibu,  Jo Lynam, pun membantu Emma untuk mendirikan usaha merobek dokumen rahasia. Jo lantas mengirimkan ratusan surat ke berbagai perusahaan untuk memperkenalkan keterampilan Emma yang bisa digunakan.

"Saya pikir 'Anda bisa dapat bonus'. Jika saya melihat hal ini dari perspektif dokumen rahasia tentunya suatu hal yang menguntungkan karena dia tidak bisa membacanya," ujar Jo, dikutip dari ABC Australia dan ditulis pada Senin (28/9/2015).

"Anda bisa menaruh rahasia negara di depannya dan dia tidak akan tahu," imbuh Jo.

Baca juga: Idap Down Syndrome Tak Halangi Langkah Bocah 2 Tahun Ini Jadi Model

Usaha Emma diberi nama Master Shredder. Nama ini diambil arena terinspirasi tokoh kartun favorit Emma, Teenage Mutant Ninja Turtles.

Ternyata beberapa perusahaan tertarik menggunakan jasa Emma. Salah satunya adalah Queensland Credit Union.

Sang ibu pun bangga bahwa anaknya bisa mandiri meski tidak bisa membaca dan menulis, serta berbeda dari gadis-gadis kebanyakan. "Dia bisa melakukan sesuatu dan membuat perbedaan di hidupnya. Membuat jalannya sendiri seperti yang dilakukan orang-orang berusia 21 tahun lainnya," kata Jo haru.

Baca juga: Kisah Laura, Pengidap Down Syndrome yang Sukses Jadi Pengusaha Muda


(vit/up)

Berita Terkait