Terjebak Sexless Marriage? Pakar Sebut Kondisi Ini Bisa Dilewati

Sexless Marriage

Terjebak Sexless Marriage? Pakar Sebut Kondisi Ini Bisa Dilewati

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 08 Okt 2015 17:35 WIB
Terjebak Sexless Marriage? Pakar Sebut Kondisi Ini Bisa Dilewati
Foto: Thinkstock
Jakarta - Terjebak dalam sexless marriages bukanlah akhir dari rumah tangga Anda. Pakar mengatakan sexless marriage bisa dilewati asalkan kedua belah pihak bersungguh-sungguh.

Sallie Foley, MSW, Direktur Center for Sexual Health di University of Michigan mengatakan bahwa sexless marriage merupakan fase di mana perasaan asmara dan cinta yang menggebu-gebu berubah menjadi kasih sayang yang lembut. Hanya saja banyak pasangan yang terlena sehingga gairah bercinta pun turut menghilang.

Baca juga: Jangan Salah, Pasutri Muda Juga Bisa Terjebak Sexless Marriage

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perasaan senang dan menggebu-gebu ketika melangsungkan hubungan apapun akan hilang setelah 18 bulan. Setelah itu akan berganti menjadi kasih sayang dan kelembutan. Hal ini yang membuat pasangan sering lupa," ungkap Foley, dikutip dari WebMD, Kamis (8/10/2015).

"Menyayangi pasangan hidup Anda tentu saja bukan hanya membelikannya tas mahal atau hidup enak, namun juga kualitas keintiman yang baik dan kepuasan dalam bercinta," paparnya lagi.

Memang diakui Foley bahwa secara biologis, kebutuhan untuk bercinta akan berkurang seiring bertambahnya usia. Namun bukan berarti Anda harus menghilangkannya sama sekali. Berpelukan, tidur bersama hingga sentuhan-sentuhan dapat menggantikan fungsi bercinta untuk menambah keintiman.

Anda dan pasangan juga harus sadar bahwa kondisi ini harus diperhatikan. Tidak akan ada artinya Anda pergi ke konselor pernikahan atau psikolog jika pasangan tidak menyadari sexless marriage merupakan masalah.

Komunikasikan kepada pasangan bahwa Anda merasa khawatir dengan kehidupan rumah tangga. Jika pasangan memiliki niat baik dan menyadari masalah, ia pun akan membicarakannya pada Anda.

"Setelah itu atur jadwal bercinta, minimal satu minggu sekali di akhir pekan. Tekankan bahwa bercinta merupakan hal penting bagi pernikahan dan Anda ingin melakukannya," pungkas penulis buku Modern Love and Sex and Love for Grownups ini.

Baca juga: Pasutri Tak Lagi Berhubungan Seks? Hati-hati Terjebak Sexless Marriage

(mrs/up)

Berita Terkait