Pergi Liburan Hingga Vibrator, Solusi Mengatasi Sexless Marriages

Sexless Marriage

Pergi Liburan Hingga Vibrator, Solusi Mengatasi Sexless Marriages

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 08 Okt 2015 19:31 WIB
Pergi Liburan Hingga Vibrator, Solusi Mengatasi Sexless Marriages
Foto: thinkstock
Jakarta - Sexless marriage bisa dilewati jika pasangan suami istri bersungguh-sungguh. Pakar mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merekatkan kembali keintiman bersama pasangan.

Sallie Foley, MSW, Direktur Center for Sexual Health di University of Michigan sekaligus penulis buku Modern Love and Sex and Love for Grownups mengatakan ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi sexless marriages.

Dikutip dari WebMD, Kamis (8/10/2015), berikut beberapa solusi untuk mengatasi sexless marriages, mulai dari liburan hingga mengunakan vibrator.

1. Buat jadwal bercinta

Foto: thinkstock
Membuat jadwal bercinta merupakan langkah pertama yang harus Anda lakukan. Sebabnya, sexless marriage terjadi karena tidak adanya keinginan untuk bercinta, yang muncul akibat kebosanan atau masalah lain.

Secara garis besar, hubungan seks membuat pasangan menjadi intim, lebih dekat dan lebih terbuka. Karena itu Foley mengatakan hubunga seks sangat penting bagi pasutri.

"Ketika berusia di atas 40, gairah Anda memang akan menurun. Namun jika Anda sadar betapa pentingnya peranan seks dalam kehidupan, Anda akan menyediakan waktu khusus bersama pasangan untuk melakukannya," tuturnya.

2. Cari hobi bersama

Foto: thinkstock
Sexless marriage terjadi karena kebosanan akut antara pasangan suami istri. Untuk itu Anda harus memecahkan kebosanan tersebut dengan melakukan aktivitas atau baru yang menarik.

Dengan catatan, aktivitas atau hobi tersebut harus bisa dilakukan berdua. Tidak ada artinya jika suami menemukan hobi memancing di laut sementara istri sedang seru-serunya menjahit di rumah.

"Pasangan menikah harus mencari hobi baru yang dapat dikerjakan bersama-sama. Anda tak ingin pasangan menemukan hobi baru sendirian dan akhirnya melupakan Anda bukan?" tandas Foley.

3. Liburan

Foto: thinkstock
Liburan bersama dapat menjadi oase di tengah padang gurun rumah tangga Anda. Tak usah memiliki tujuan liburan yang muluk-muluk dengan suasana yang romantis. Asal bisa pergi berdua dengan pasangan, liburan itu akan sangat membantu Anda.

Kembalikan keintiman Anda dengan pasangan seperti saat pertama kali menikah. Ritual-ritual memijat pasangan, mandi bersama hingga kecupan yang kini telah hilang mungkin bisa dilakukan lagi agar gairah perlahan-lahan bangkit.

"Kunci bercinta di usia 40 tahun ke atas adalah sabar. Pria lebih menikmati pemanasan, mereka akan lebih berlama-lama melakukannya. Wanita harus sabar dan jangan langsung kecewa jika foreplay tidak membuat Anda bergairah," ungkap Foley.

4. Vibrator dan pil

Foto: thinkstock
Kepuasaan seksual menjadi salah satu penyebab sexless marriage. Jika ini masalahnya, Anda harus menghubungi dokter untuk meminta  pertolongan.

Di sisi lain, Anda dapat memaksimalkan penggunaan vibrator untuk meningkatkan gairah. Pria yang mengalami kesulitan ereksi juga jangan malu untuk menggunakan viagra sebelum bercinta dengan pasangan.

"Komunikasikan apa masalah Anda sebenarnya, dan ajak pasangan untuk berobat ke dokter dengan lembut," tandasnya lagi.

5. Terapi

Foto: thinkstock
Terapi merupakan langkah terakhir untuk menyelamatkan pernikahan Anda dari sexless marriage. Temui konsultan perkawinan dan bahasa masalah apa yang sebenarnya menghantui Anda.

Jika perlu, ikutlah sesi terapi bersama pasangan lain. Dengan mengikuti terapi bersama pasangan lain, Anda akan lebih mudah menentukan apa yang Anda rasakan.

"Melakukan terapi grup dapat menyebarkan empati. Ketika Anda sudah merasa empati, Anda akan tahu sebenarnya siapa yang salah dan apa permasalahan yang Anda alami cukup serius," pungkasnya.

Halaman 2 dari 6
Membuat jadwal bercinta merupakan langkah pertama yang harus Anda lakukan. Sebabnya, sexless marriage terjadi karena tidak adanya keinginan untuk bercinta, yang muncul akibat kebosanan atau masalah lain.

Secara garis besar, hubungan seks membuat pasangan menjadi intim, lebih dekat dan lebih terbuka. Karena itu Foley mengatakan hubunga seks sangat penting bagi pasutri.

"Ketika berusia di atas 40, gairah Anda memang akan menurun. Namun jika Anda sadar betapa pentingnya peranan seks dalam kehidupan, Anda akan menyediakan waktu khusus bersama pasangan untuk melakukannya," tuturnya.

Sexless marriage terjadi karena kebosanan akut antara pasangan suami istri. Untuk itu Anda harus memecahkan kebosanan tersebut dengan melakukan aktivitas atau baru yang menarik.

Dengan catatan, aktivitas atau hobi tersebut harus bisa dilakukan berdua. Tidak ada artinya jika suami menemukan hobi memancing di laut sementara istri sedang seru-serunya menjahit di rumah.

"Pasangan menikah harus mencari hobi baru yang dapat dikerjakan bersama-sama. Anda tak ingin pasangan menemukan hobi baru sendirian dan akhirnya melupakan Anda bukan?" tandas Foley.

Liburan bersama dapat menjadi oase di tengah padang gurun rumah tangga Anda. Tak usah memiliki tujuan liburan yang muluk-muluk dengan suasana yang romantis. Asal bisa pergi berdua dengan pasangan, liburan itu akan sangat membantu Anda.

Kembalikan keintiman Anda dengan pasangan seperti saat pertama kali menikah. Ritual-ritual memijat pasangan, mandi bersama hingga kecupan yang kini telah hilang mungkin bisa dilakukan lagi agar gairah perlahan-lahan bangkit.

"Kunci bercinta di usia 40 tahun ke atas adalah sabar. Pria lebih menikmati pemanasan, mereka akan lebih berlama-lama melakukannya. Wanita harus sabar dan jangan langsung kecewa jika foreplay tidak membuat Anda bergairah," ungkap Foley.

Kepuasaan seksual menjadi salah satu penyebab sexless marriage. Jika ini masalahnya, Anda harus menghubungi dokter untuk meminta  pertolongan.

Di sisi lain, Anda dapat memaksimalkan penggunaan vibrator untuk meningkatkan gairah. Pria yang mengalami kesulitan ereksi juga jangan malu untuk menggunakan viagra sebelum bercinta dengan pasangan.

"Komunikasikan apa masalah Anda sebenarnya, dan ajak pasangan untuk berobat ke dokter dengan lembut," tandasnya lagi.

Terapi merupakan langkah terakhir untuk menyelamatkan pernikahan Anda dari sexless marriage. Temui konsultan perkawinan dan bahasa masalah apa yang sebenarnya menghantui Anda.

Jika perlu, ikutlah sesi terapi bersama pasangan lain. Dengan mengikuti terapi bersama pasangan lain, Anda akan lebih mudah menentukan apa yang Anda rasakan.

"Melakukan terapi grup dapat menyebarkan empati. Ketika Anda sudah merasa empati, Anda akan tahu sebenarnya siapa yang salah dan apa permasalahan yang Anda alami cukup serius," pungkasnya.

(mrs/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads