dr Marilyn Glenville dari Fertility Retreat di Champneys menuturkan posisi man on top memiliki peluang terbaik untuk mempermudah proses pembuahan, meskipun belum ada penelitian yang membuktikan hal ini. Tapi, alasan terkuat yakni posisi pria di atas memungkinkan penetrasi lebih dalam sehingga saat pria ejakulasi, sperma bisa sedekat mungkin mencapai leher rahim.
"Makin dalam penetrasi, ketika sperma keluar akan segera meluncur ke sel telur matang yang sudah menunggu di tuba falopi. Sehingga, kemungkinan besar sperma bertemu dengan sel telur pun lebih besar," tutur dr Glenville kepada Express dan dikutip pada Jumat (9/10/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Meski Terdengar Aneh, 9 Hal Ini Bisa Bangkitkan Gairah Bercinta Pasutri (1)
Begitupun untuk posisi sendok yang dianggap tidak terlalu efektif. Sebab, posisi sendok membuat penetrasi tidak terlalu dalam. Hanya saja, peluang bisa diperbesar jika wanita agak menjauhkan tubuhnya dari si pria dan menekan bokongnya ke arah si pria.
Dengan menerapkan posisi seperti itu, penetrasi yang dilakukan bisa lebih dalam lagi. Penulis buku 'Getting Pregnant Faster' ini juga menyoroti usia si wanita ketika menikah dan merencanakan kehamilan. dr Glenville mengatakan meski kini banyak wanita yang merasa tetap muda meski usianya tak muda lagi, perhatikan jika peluang kehamilan paling besar berada di rentang usia 20-an.
"Ketika Anda menginjak usia 35 tahun, perubahan hormon dan anatomi tubuh bisa menyulitkan proses konsepsi. Sehingga, peluang kehamilan bisa lebih rendah, bahkan ketika Anda merencanakan kehamilan anak ke-dua atau ke-tiga," tutur dr Glenville.
Baca juga: Kebanyakan Tidur di Akhir Pekan Bisa Bunuh Gairah Bercinta (rdn/up)











































