Pria 39 tahun yang tidak disebutkan namanya ini sudah berlatih yoga selama 8 pekan, rutin selama 1 jam perhari. Belakangan, ia menekuni salah satu aliran yoga yang disebut Mysore-style Ashtanga yoga.
Pada sebuah sesi latihan pagi, ia mempraktikkan pose yang disebut Marichyasana posture B. Ia melakukannya tanpa diawasi instruktur. Pose ini sangat menantang, dan tiba-tiba si pria mendengar bunyi retak dan rasa nyeri di bagian tulang paha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Acroyoga, Ketika Yoga Bertemu dengan Gerakan Akrobatik
Pemeriksaan denan sinar X menunjukkan adanya keretakan di tulang femoral. Dokter mencatat kasus ini sebagai satu-satunya kasus keretakan yang begitu parah pada orang sehat. Tulang paha, menurut para dokter adalah tulang terpanjang, terkuat, dan terberat pada tubuh manusia.
"Pada kebanyakan kasus, patah tulang paha terjadi akibat 'high energy force', dan pada orang muda, paling sering dijumpai pada kecelakaan lalu lintas berkecepatan tinggi," jelas para dokyter.
Patah tulang paha bisa memicu komplikasi yang mengancam jiwa, termasuk internal bleeding, cedera pada organ internal, dan infeksi luka. Namun dalam kasus ini, si pria langsung mendapat operasi dan 5 bulan kemudian ia sudah bisa kembali latihan yoga.
Baca juga: Berlatih Yoga Bermanfaat untuk Kesehatan Otak Pasien Penyakit Kronis (up/up)











































