Hal tersebut berkaitan dengan gangguan pada kesehatan kardiovaskular, yang menyebabkan disfungsi ereksi (DE). Demikian diungkap oleh Tobias Kohler, M.D, profesor urologi dari Southern Illinois University School of Medicine, Amerika Serikat.
"Banyak pria yang mengalami DE, memiliki risiko terkena penyakit jantung dalam waktu lima tahun seperti serangan jantung," kata Kohler, dikutip dari Fox News, Senin (4/1/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka dari itu, apabila mengalami DE segara temui dokter untuk melakukan pengecekan. Dengan begitu, apabila penyebab DE adalah masalah jantung maka dapat diatasi sebelum menjadi lebih berbahaya.
"Jika telah 3 bulan penis tidak mampu tegak, segera periksakan diri ke dokter," saran Kohler.
Apabila penyebabnya yaitu plak yang terdapat pada arteri penis, maka dapat diperbaiki dengan mengatur pola makan dan olahraga. Dengan begitu, penis dapat kembali ereksi sebagaimana mestinya.
Baca juga: Studi: Tanda-tanda Serangan Jantung Mendadak Sering Terlewatkan
Perlu diketahui, bahwa seseorang mengalami DE akibat dari aliran pembuluh darah yang tersumbat. Penyebab dari penyumbatan tersebut adalah diet tak sehat, kurang olahraga, perokok aktif, usia atau faktor genetika.
Jika dibiarkan, kondisi ini akan mempengaruhi arteri yang lebih besar. Hal tersebut yang bisa menyebabkan serang jantung pada seseorang. (up/up)











































