detikhealth

Konsultasi Tulang
Dr. Andri Primadhi, SpOT

Staf Divisi Foot and Ankle
Departemen Orthopaedi dan Traumatologi
FK Universitas Padjadjaran / RS Hasan Sadikin
Jl. Pasteur 38, Bandung 40161

Patah Tulang dan Divonis Saraf Rusak, Bisakah Disembuhkan?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Senin, 15/02/2016 15:11 WIB
Patah Tulang dan Divonis Saraf Rusak, Bisakah Disembuhkan?Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta, Dok, tahun 2002 lalu saya mengalami kecelakaan, patah tulang fibula dan tibia. Dipasang pen dua-duanya, beberapa bulan kemudian divonis saraf ada yang rusak, CPRS/RSD. Menjalani physical therapy beberapa tahun, tahun 2006 dirawat inap di RS beberapa hari untuk menjalani perawatan semacam suntikan di lumbar tulang belakang. Kaki jadi sensitif dan kebas sampai sekarang, apakah kaki kiri saya bisa sembuh Dok?

Ajie (Pria, 51 tahun)
Ajie_1XXXXX@yahoo.com
Tinggi 164 cm, berat 61 kg

Jawaban

Ajie,

CRPS merupakan masalah nyeri kronis yang biasanya diakibatkan oleh adanya cedera. Pada keadaan ini terjadi kerusakan pada jaringan saraf, baik saraf pusat maupun saraf tepi.

CRPS bisa ditangani secara fisioterapi, obat-obatan, maupun suntikan ke struktur saraf. Suntikan di daerah tulang belakang seperti yang Anda alami merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengurangi gejala CRPS. Bila kaki terasa kebas dan sensitif, itu sangat berkaitan dengan kerusakan saraf pada lokasi patah tulangnya, bukan merupakan efek penyerta dari suntikan tulang belakangnya.

CRPS tentu bisa sembuh, walaupun prognosisnya berbeda-beda untuk tiap orang, dan untuk kasus yang berat membutuhkan waktu yang lama dan mungkin tidak bisa sembuh. Laju penyembuhan biasanya akan menurun seiring dengan pertambahan usia.

Dr. Andri Primadhi, SpOT
Staf Divisi Foot and Ankle
Departemen Orthopaedi dan Traumatologi
FK Universitas Padjadjaran / RS Hasan Sadikin
Jl. Pasteur 38, Bandung 40161

(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit