Untuk mengungkapkan fantasi seks pada pasangan, terapis seks Dr Kat Van Kirk PhD menyarankan gunakan cara yang halus. Umumnya, penyampaian fantasi seks bisa dilakukan lebih mudah jika menggunakan perantara media pertama kali, termasuk membahas fantasi seks orang lain.
"Ajak pasangan menyaksikan film atau membaca buku yang di dalamnya ditunjukkan fantasi seksual si tokoh. Dengan begitu, kita bisa merasa aman ketika diam-diam, secara tidak mereka sadari, menanyakan apa fantasi seksual mereka," tutur Kirk, seperti dikutip dari Women's Health.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ini Caranya Agar Seks Tetap Nikmat Meski Sedang Sakit Kronis
Kirk mengingatkan, tidak semua fantasi seksual yang diungkapkan pasangan harus dilakukan. Kadang kala, fantasi seks hanya muncul di saat seseorang tengah bergairah saja. Ketika membicarakan fantasi seks, hindari pula membahas apa yang Anda pikirkan ketika bercinta. Sebab, hal itu justru bisa membuat nyali pasangan 'ciut' ketika ingin mengutarakan fantasinya.
"Merasa canggung itu wajar. Tapi itu berarti Anda membangun cara baru untuk mendekatkan hubungan dengan pasangan. Nah, ketika Anda memang setuju untuk melakukan fantasi seks itu, rencanakan apa yang hendak dilakukan bersama pasangan. Toh Anda tidak sepakat melakukannya, setidaknya bisa mengetahui apa yang dipikirkan pasangan bisa mendekatkan hubungan Anda," kata Kirk.
Ia menambahkan, mengatakan dengan langsung apa fantasi seks yang dimiliki bisa membuat seseorang merasa dihakimi oleh pasangannya. Sehingga, perlu pendekatan yang 'halus' dalam menyampaikannya. Namun, Kirk mengingatkan bahwa hanya memendam fantasi seks Anda bisa membawa dampak negatif dalam jangka panjang. Sebab, Anda bisa merasa tidak terlalu dekat dengan pasangan dan merasa tidak nyaman dengan si dia.
Baca juga: Terbukti Seks Bukan Pemicu Kekambuhan Sakit Jantung
(rdn/vit)











































