Apakah ASIP yang sudah basi ya? ASIP selalu saya simpan di freezer tidak lebih dari 2 kali 24 jam. Dan apakah berbahaya buat anak saya jika ASIP tersebut sudah basi? Terimakasih jawabannya.
Maida (Wanita, 32 tahun)
tomilXXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi 153 cm, berat 53 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum memberikan ASI perah kepada bayi, sebaiknya pengasuh mencicipi terlebih dahulu ASI perah tersebut. ASI perah yang basi umumnya bau dan rasanya berbeda dari ASI perah yang masih fresh. Jika bau dan rasanya sudah berbeda, sebaiknya jangan diberikan kepada bayi.
Baca juga: Bayi 4 Bulan Hanya Diberi ASI dan Bobotnya 5,9 Kg, Idealkah?
Sebaiknya gunakan ASI perah yang paling baru (fresh) untuk diberikan kepada bayi dibandingkan dengan ASI perah yang sudah dibekukan berhari-hari. Walaupun secara bau dan rasa tidak jauh berbeda antara ASI perah yang masih fresh dan ASI perah yang sudah dibekukan, tetapi kualitas zat-zat hidup yang terkandung dalam ASI perah fresh lebih baik dibandingkan ASI perah yang sudah dibekukan.
Baca juga: Sempat Berhenti Memberikan ASI, Bolehkah Menyusui Kembali?
Selain itu perlu diperhatikan juga kebersihan media pemberian ASI perah. Jika media pemberian ASI perah kurang bersih tentu dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada bayi. Hindari penggunaan botol dan dot dalam pemberian ASI perah. Selain sulit dibersihkan, jika dot dan botol dipanaskan berulang-ulang akan melepaskan zat yang berbahaya untuk bayi.
Media pemberian ASI perah dapat diganti dengan menggunakan gelas atau cangkir, dan untuk mempelajari bagaimana memberikan minum dengan gelas, sebaiknya pengasuh diajak ke klinik laktasi untuk latihan cupfeeding.
dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC
Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata, Depok
Ketua AKLII (Asosiasi Konsultan Laktasi Internasional Indonesia).
www.rspermatadepok.com
(hrn/vit)











































